Bumi Sulawesi menawarkan beragam destinasi wisata dan pemandangan alam yang mengesankan untuk dinikmati. IOX Adventure Club sebagai penyelenggara ekspedisi tahunan IOX (Indonesia Off-road Xpedition) memilki cara berbeda untuk menikmatinya sambil berekspedisi.

Selama 15 hari mulai 7 -21 Oktober mendatang, para peserta yang terdaftar dalam event IOX Celebes 2017 akan menjalani ekspedisi yang dimulai dari Kendari, Sulawesi Tenggara hingga Makassar, Sulawesi Selatan. Ini bukanlah sebuah perjalanan petualangan ringan, ganasnya hutan belantara bumi Sulawesi menjadi tantangan yang harus ditaklukan para peserta hingga garis finish. Oleh karenanya kesiapan kendaraan menjadi parameter utama kelayakan peserta untuk mengikuti event panjang ini.

Mengambil tempat di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, seluruh peserta yang tercatat sebanyak 79 kendaraan roda empat dan 52 kendaraan roda dua menjalani proses scrutineering sebelum kendaraan diberangkatkan ke Sulawesi. Berbagai point penting  menjadi konsentrasi panitia penyelenggara untuk diperiksa terkait kesiapan para peserta.

Grefion Kamil, Track Master dan Team Leader IOX Celebes 2017 menyebutkan, perjalanan selama 15 hari ini akan menempuh berbagai medan, mulai dari  ringan hingga berat. Di dalam trek IOX Celebes 2017 nanti, peserta akan melintasi 15 sungai dan membuka dua jalur jalan baru yang nantinya akan digunakan masyarakat setempat untuk beraktivitas.

“Menurut hasil pengukuran kami saat survey, jalur baru yang akan dibuka tersebut memiliki panjang sekitar 40 km. Jika tanpa hambatan, menurut prediksi kami akan bisa diselesaikan dalam waktu 7 sampai 9 hari,” jelas Fion Kamil lebih lanjut.

IOX Celebes 2017 bukanlah sekadar perjalanan ekspedisi semata untuk memenuhi hasrat para pelaku off-road adventure semata. Namun memiliki kontribusi khusus kepada masyarakat sekitar yang dilewati, seperti membuka jalur baru untuk perekonomian serta bakti sosial.

Perjalanan IOX Celebes 2017 akan melewati beberapa titik destinasi wisata di Kendari dan Makassar. Seperti Danau Matano, Danau Mahalona, pantai Syuri, Tana Toraja dan Enrekang yang memiliki keindahan pemandangan alam dan keberagaman budaya lokal.