MotoGP Italia di Mugello, Minggu (31/5) mencatatkan dua kejadian penting  bagi Team Suzuki Ecstar. Kedua pembalapnya masing-masing mengalami kejadian yang tidak akan mereka lupakan. Maverick Viñales sukses meraih hasil terbaiknya di musim ini dengan posisi ke-7 sementara Aleix Espargaro harus mengalami insiden di awal race.

Hasil positif sepanjang akhir pekan ini telah membuat pemuda 20 tahun asal Spanyol ini menuliskan kemajuan yang solid, mulai dari pengembangan motornya hingga peningkatan lap-time. Viñales memulainya dengan cepat dari posisi grid ke-9 dan bertarung hebat setelahnya. Untungnya performa konsistennya selama 23 lap membuatnya sukses mencuri posisi demembiarkannya untuk mencuri posisi demi posisi.

“Inilah hasil terbaikku di musim ini dan saya tidak dapat menyembunyikan kegembiraan. Tidak hanya untuk balapan namun juga untuk sepanjang akhir pekan. Saya memasuki Q2 tiba-tiba dan secara konstan meningkatkan naluri sekaligus juga lap time. Setelah melewati persaingan sengit barusan saya percaya kami bisa mengambil hasil yang baik di Barcelona mendatang,” jelas pebalap dengan nomor 25 ini.

Sementara itu nasib naas menimpa rekan setimnya, Aleix Espargaro. Seperti sedang sial, pria Spanyol ini baru saja sembuh dari cidera dan harus kembali mengalami kecelakaan di Mugello.

“Tidak ada yang baik untuk dikatakan. Itu hampir di awal balapan saat saya ditabrak. Menyedihkan. Petrucci membuat kesalahan dan mengalangi saya untuk melanjutkan balapan. Padahal sebelumnya saya bertarung dengan rasa sakit di sepanjang akhir pekan untuk balapan ini,” jelas Kakak dari Pol Espargaro ini.

Meski begitu Aleix sanggup berdamai dengan masalah ini dan mengemukakan harapannya dalam beberapa minggu ke depan. Dia berharap hal ini dapat berubah menjadi nasib baik di Barcelona. “Tidak hanya untukku saja, tapi untuk sepanjang tim dan merek yang selalu mendukungku,” tutupnya.