Etape 3 Purwokerto – Yogyakarta

Setelah bermalam di Purwokerto, tim Italian Pride Touring bertolak ke Yogyakarta di siang harinya. Kini giliran kami membesut sebuah GTS 150 i-get (Italian Green Efficiency Technology) berkelir Verde Speranza (hijau metalik).

Ini adalah sebuah varian sporty package yang ditawarkan oleh Piaggio ID untuk konsumen Vespa GTS 150 i-get. Cirinya adalah skuter ini mengadopsi jok single seater dan dilengkapi dengan aksesori crashbar dan bumper serta flyscreen smoke.

Jangan remehkan performanya meski hanya berkapasitas mesin 155,1 cc. Pada putaran mesin rendah hingga ke tengah, akselerasinya memang leboih cocok untuk pemakaian dalam kota. Namun jika tuas throttle diputar habis, maka performa mesin maksimal bisa Anda dapatkan dengan cukup cepat.

Melintasi jalur utama karya Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, menyajikan permukaan aspal yang mulus dan lurus membentang mulai dari Kebumen hingga Wates. Malam hari itu kecepatan puncak dari Vespa GTS 150 i-get mampu membuat jarum speedometer menunjuk ke angka 120 km/jam.

Ada fitur baru yang dapat membuat skuter berbanderol Rp 49,9 juta ini menjadi lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar di kemacetan, yakni hadirnya fitur idle start/stop yang mampu mematikan mesin saat komputer membaca idle yang terlalu lama. Menghidupkannya kembali, tinggal putar sedikit tuas throttle-nya.

Pengendalian juga jadi terasa lebih aman berkat adanya fitur Anti-lock Braking System di kedua roda depan dan belakang. Hadirnya fitur rem pintar ini dipercaya menambah kepercayaan diri saat berkendara baik di kecepatan sedang maupun di kecepatan tinggi.

1 2 3 4 5