6 dekade silam, Sir Stirling Moss berhasil membukukan rekor dunia di atas Mercedes-Benz 300 SLR. Tidak hanya menggondol gelar juara Mille Miglia, pebalap legendaris asal Inggris ini juga mencetak waktu terbaik sepanjang masa di balap 1000 mil tersebut. Nah, untuk yang ingin berjumpa langsung dengan mobil bersejarah dimaksud bisa langsung menyambangi booth Mercedes-Benz Classic di Messe Essen Exhibition Center mulai 15-19 April mendatang.

juan-manuel-fangio-mega-galeri-11

“Dalam sejarah Mercedes-Benz, kami kerap menelurkan inovasi yang luar biasa sejalan dengan kesuksesan yang mampu kami raih di berbagai ajang balap,” jelas Michael Bock, Head of Mercedes-Benz Classic and Customer Centre. “Dan sebagai salah satu perhelatan terkemuka di dunia yang didedikasikan pada mobil klasik, Techno Classica menyajikan pengaturan dan penempatan yang sesuai untuk sebuah mobil legendaris,” tambahnya.

Ketimbang Anda penasaran, berikut kami sajikan beberapa mobil andalan the Three-Pointed Stars di Techno-Classica Essen.

Blitzen-Benz3

Benz 200 HP “Blitzen-Benz” 1909
Di awal abad ke-20, hampir semua pabrikan besar dan pebalap papan atas bermimpi bisa memecahkan rekor kecepatan 200 km/jam. Dan Benz merupakan pabrikan yang pertama yang berhasil mematahkan rekor ini dengan menggunakan mobil bermesin bensin. Kecepatan rata-ratanya mencapai 202,7 km/jam di sirkuit Brooklands, Inggris di 1909. Dua tahun kemudian rekor ini kembali dipecahkan oleh Bob Burman di Pantai Daytona, AS dengan kecepatan 228,1 km/jam.

Benz 200 HP “Blitzen Benz” 1909
Mesin: 21.504cc 4 silinder 200hp
Top speed: 228 km/jam

Mercedes-Benz-Silberpfeil-W-25

Mercedes-Benz W25 1936 12 silinder
Salah satu pemecah rekor kecepatan lainnya yang dimiliki Mercedes-Benz adalah W25. Model satu-satunya yang pernah dibuat pabrikan asal Stuttgart ini mengadopsi sasis bawaan W 25 Grand Prix 1935. Untuk kali pertamanya dalam sejarah pabrikan mobil, sasis tersebut dicangkok pada body full streamlined termasuk velg. Mobil dimaksud dianalisa langsung oleh para ahli aerodinamika di terowongan udara milik Zeppelin di Friedrichshafen. Peruntukannya sebagai mobil pemecah rekor, maka the Three-Pointed Stars membekalinya dengan mesin MD 25 DAB bertenaga 616 hp.

Mercedes-Benz W25 1936 12 silinder
Mesin: V12 5.577cc 616 hp
Top speed: 372 km/jam

4803557761a3c108197299f4ed8984ac

Mercedes-Benz 540 K Streamliner (W 29) 1938
Mobil ini dikembangkan pada 1938 dan digadang sebagai mobil produksi Mercedes-Benz paling aerodinamis di era 30-an. Lewat model ini, Mercedes-Benz menjadi pelopor tren yang kemudian diikuti oleh pabrikan lain saat itu. Garis desain yang mengalir dari depan hingga belakang, profil body alumunium yang rendah hingga koefisien drag 0,36 membuat Mercedes-Benz 540 K Streamliner jauh lebih efisien.

Mercedes-Benz 540 K Streamliner (W 29) 1938
Mesin: 8 silinder inline 5.401cc 115hp (n/a) 180hp (supercharger)
Top speed: 185 km/jam

454164_765511_3599_2273_73734064026

Mercedes-Benz 2.5 liter W 196 R 1954
Kembalinya Mercedes-Benz ke ajang balap di 1954 ditandai oleh kehadiran pacuan anyar. W 196 R dibangun sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh Commission Sportive Internationale untuk Grand Prix Formula. Termasuk pembatasan kapasitas mesin 750cc dengan supercharger atau 2.500cc tanpa supercharger. Di balap pembuka (GP Perancis) yang digelar 4 Juli 1954, W 196 R pacuan Juan Manuel Fangio dan Karl Kling berhasil mengawinkan dua gelar.

Mercedes-Benz 2.5 liter W 196 R
Mesin: 8 silinder inloine 2.497cc 256 hp hingga 290hp.
Top speed: Lebih dari 300 km/jam

autoworld.wordpress.com_1

Mercedes-Benz 300 SLR (W 196 S) 1955
Lewat mobil ini Mercedes-Benz berhasil memenangkan World Sportscar Championship di 1955. Sejatinya Mercedes-Benz 300 SLR W 196 S dibangun diatas platform W 196 R Formula 1 yang dilengkapi dengan body sedan sport dua tempat duduk. Perbedaan yang signifikan terletak pada penghasil daya. Pada versi sportscar bagian mesin tidak terikat dengan regulasi Formula 1 yang membatasi kapasitas mesin, mengadopsi mesin inline delapan silinder berkapasitas 3.0 liter dengan blok mesin terbuat dari alumunium, bukan baja.

Mercedes-Benz 300 SLR (W 196 S)
Mesin: 8 silinder inline 2.982cc 310 hp
Top speed: Lebih dari 300 km/jam

2__449804_753167_2667_1964_577371Ohne_Titel-3__1280_942

Mercedes-Benz C 111-III 1978
Dalam keluarga mobil konsep C 111, C 111-III merupakan model pertama yang bodynya diracik khusus untuk mengoptimalkan aerodinamika. Model ini dibekali dengan mesin diesel yang sebagian besar dibuat dengan mengadopsi mesin Wankel bawaan C 111-II coupe buatan tahun 1970 dan desainnya dirancang oleh Professor Dr Hans Scherenberg. Di 1978, C 111-III digunakan untuk ajang pemecahan rekor di Nardo dan langsung mematahkan Sembilan rekor dunia. Termasuk kecepatan rata-rata 319 km/jam sejauh 1.000 mil.

Mercedes-Benz C 111-III 1978
Mesin: 5 silinder inline 2.999cc 230 hp
Top speed: Lebih dari 300 km/jam.

Mercedes Benz E 500

Mercedes-Benz E 500 (W 124) 1994
Mercedes-Benz menghadirkan E 500 digelaran Paris Motor Show yang digelar Oktober 1990. Sports saloon dimaksud dipersenjatai dengan mesin V8 berkapasitas 5.0 liter yang dibuat berdasarkan mesin M 119 E 50 milik 500 SL (R29). Dilengkapi dengan sistem transmisi otomatis 4-speed, mesin bertenaga 320 hp ini sanggup membuat E 500 berlari dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 5,9 detik dengan kecepatan puncak mencapai 250 km/jam.

Mercedes-Benz E 500 (W 124) (1990-1995)
Mesin: V8 4.973cc 320 hp @ 5600 rpm
Top speed: 250 km/jam (electronically limited)

Mercedes-AMG CLA 45 Shooting Brake (X 117) 2014

Mercedes-Benz CLA 45 AMG Shooting Brake (X 117) 2015

Model ini sempat menggemparkan industri otomotif dunia. Mesin berperforma tinggi generasi keempat bawaannya dipadankan dengan mesin turbo empat silinder paling powerful di dunia. Tipe Shooting Brake dibedakan lewat kontur atap dengan profil yang dinamis dan sudut kemiringan yang halus hingga ke belakang. Headroomnya jauh lebih lega dibanding saudaranya, CLA Coupe empat pintu. Beberapa fitur unggulan yang diadaptasikan pada model ini antara lain system transmisi AMG SPEEDSHIFT DCT 7-speed, sistem pengereman dan suspensi mumpuni, hingga sistem all-wheel drive 4MATIC AMG.

Mercedes-Benz CLA 45 AMG Shooting Brake
Mesin: 4 silinder inline 1.991cc 360 hp @ 6.000 rpm
Top speed: 250 km/jam (electronically limited)