CEO Toyota Motor Corp. Akio Toyoda mengonfirmasi bahwa crossover C-HR sudah mendekati bentuk produksi. Mobil yang digadang-gadang sebagai rival Honda HR-V dan Nissan Juke itu akan menjalani debutnya di ajang Geneva International Motor Show 2016.

Ini bukan kali pertama Toyota memamerkan C-HR. Toyota pernah memperlihatkan bentuk awal konsep ini yang hanya dilengkapi dengan dua pintu. Namun, C-HR versi terbaru menjanjikan akses yang lebih mudah bagi penumpang di kursi belakang. Kepada media, CEO Toyota Eropa Johan van Zyl mengatakan, bentuk versi produksi massal mobil ini akan sangat mirip dengan konsep yang mejeng di Frankfurt Motor Show 2015.

Toyota C-HR dibangun memakai platform Toyota New Global Architecture (TNGA) seperti yang digunakan pada Prius. Di balik hood-nya terdapat mesin hybrid. Dimana mesin bensinya punya thermal efficiency lebih irit 40%. Sementara itu, motor elektrik serta baterainya dirancang sekompak mungkin.

Pada bagian luar desainer Toyota mengadopsi bentuk berlian untuk bodi Toyota C-HR. Garis-garis bodi C-HR menawarkan kesan yang funky. Atap bagian belakangnya melandai seperti mobil-mobil coupe. Dibanding konsep versi awal, mobil ini makin sporty berkat penggunaan velg lebih besar berukuran 21 inci. Sayangnya, belum banyak informasi mengenai sektor interior.

Berhembus kabar bahwa Toyota C-HR akan mulai diproduksi Maret 2016 dan dipasarkan pada semester kedua.