Ajang pameran otomotif Jakarta Auto Show (JAS) 2015 resmi dibuka. Pameran ini jadi bagian startegi GAIKINDO menggenjot penjualan kendaraan hingga satu juta unit pada akhir tahun 2015.

“Pameran ini diharapkan bisa membantu industri otomotif nasional yang belakangan ini agak menurun gairahnya,” jelas I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Trasportasi, dan Elektronika, hari ini (28/10) di Jakarta. Pihaknya menginginkan para pemegang merek mulai mengenalkan model-model baru serta meningkatkan ekspor industri ini.

Ia optimistis JAS 2015 bisa mengikuti kesuksesan GIIAS 2015 yang diselenggarakan Agustus silam.

Penjualan mobil jenis MPV diharapkan bisa berkontribusi pada peningkatan penjualan. “Indonesia merupakan negara dengan penjualan MPV cukup kuat karena delapan puluh persen komponen mobil ini telah diproduksi di dalam negeri,” sambung Putu.

Di saat bersamaan, Johnny Darmawan, Ketua III GAIKINDO, menjelaskan bahwa sampai September 2015 penjualan kendaraan baru menyentuh angka 700.000 unit. “Dengan pameran ini diharapkan bisa genap satu juta pada akhir tahun,” ujarnya.

Bukan hanya di Ibukota, GAIKINDO juga menggelar pameran serupa di dua kota besar di Tanah Air. “Kita ingin setiap daerah di Indonesia bisa mengikuti perkembangan otomotif. Sementara ini jangkauan kami masih di Makassar dan Surabaya,” sambungnya. Sementara itu, untuk penyelenggaraan di daerah lain masih menunggu animo masyarakat.

Jakarta Auto Show (JAS) 2015 sendiri akan berlangsung selama 28 Oktober hingga 1 November 2015 dengan mengambil tempat di Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran ini menghadirkan 20 Agen Pemegang Merek (APM) dan 25 industri pendukung.