When I be drivin’ in the car
Kicker in the back
Shotty in the front
Windows pitch black
Switch lanes la la la, la la la
When I be drivin’ in the car
Session in the back
HEMI in the front so I ain’t worried bout’ that
Switch lanes la la la, la la la

Jeep-Wrangler-Hemi-k

Sebait lirik lagu bertajuk Switch Lanes yang dinyanyikan Mike Posner ini secara gamblang menyatakan bahwa mesin Hemispherical racikan Chrysler / Dodge memang sudah menjadi ikon kegagahan di dunia otomotif negeri Paman Sam.

Jeep-Wrangler-Hemi-p

Legenda Hemi Cuda alias Plymouth Barracuda yang di era keemasan Muscle Car di akhir 60-an dan awal 70-an dengan rival tetap Yenko Camaro serta Mustang Boss 429 ini, memang sudah bagai cerita epic bagi para maniak otomotif Amerika Serikat.

Jeep-Wrangler-Hemi-n

Nah, Jeep Wrangler yang notabene masih memiliki garis keluarga Chrysler juga tak ingin kehilangan DNA kegagahan para pendahulunya. So, inilah yang terjadi pada Wrangler Kickass HEMI 6.4L V8 yang baru saja kami coba unitnya beberapa waktu lalu.

Jeep-Wrangler-Hemi-r

Yes, PT Gransindo Inter Global sebagai pemasok resmi brand Jeep di tanah air tahu betul akan hasrat konsumennya pada mesin bertenaga besar yang bisa menambah kegarangan tunggangan kesayangan mereka.

Jeep-Wrangler-Hemi-m

Jeep Wrangler bermesin HEMI ini memang bukan ikon limited edition yang sengaja diracik. Namun siapaun bisa memiliki mobil ini. Ya, pasalnya ini adalah paket “engine swap” alias menggusur mesin lama dengan HEMI V8 6.4L seharga Rp 350 juta. Dan bagi para pemesan mesin ini, semua warranty tetap diberlakukan lazimnya mobil baru. Hal tersebut dijelaskan saat peluncuran Jeep Wrangler 3.0 L di Jeep Station Indonesia, Bogor, Jawa Barat.

Jeep-Wrangler-Hemi-o

Singkatnya seperti ini, dengan membeli Jeep berbasis Wrangler Sahara, Rubicon maupun Sport. Mesin HEMI V8 6.4L bermesin bensin yang di atas kertas memiliki tenaga 470 hp pada 6.600 rpm dan torsi 637 Nm pada 4.400 rpm ini, bisa Anda jejali dengan menambah dana Rp. 350 juta + PPn. Nah, jelas sekali perbedaannya bila dibanding dengan versi standar bermesin 3.0L, dimana hanya menghasilkan daya sebesar 230 hp dan torsi 285 Nm.

Jeep-Wrangler-Hemi-f

Menurut salah satu petinggi Garansido, proses “engine swap” ini hanya memakan waktu sekitar satu minggu. Mulai dari menjejali mesin, knalpot, mapping ECU dan aksesoris pendukung lainnnya, hingga pengetesan jalan. Dan bagi pemilik, mesin lamanya bisa disimpan dan dapat dipasang kembali seperti awal.

Jeep-Wrangler-Hemi-h

Ubahan yang paling kentara secara fisik adalah dengan adanya Mopar High Dome Engine Hood (kap mesin), Mopar Fuel Filler Door, Mopar Mesh Grill, Mopar Hood Lock, LED Headlight, Velg 20-inch Summit, BF Goodrich 305/55/20, dan Carbon Interior Trim . Untuk bagian interior memang hanya berbeda di detail karbon kevlar. Begitupun dengan sistem audio yang didukung Alpine Premium Sound dengan Digital Signal Processing (DSP) dengan 2 tweeter, 4 speaker dan 1 subwoofer adalah mirip dengan bawaan trim Sahara.

Jeep-Wrangler-Hemi-a

Apa yang kami rasakan saat membawanya berjalan-jalan keliling kota hingga mengggerus trek tanah di pinggiran Jakarta adalah sebuah pengalaman tersendiri. Deruman suara mesin dan diiringi dengan sentakan mesin dahsyat memang menciptakan sensasi terserndiri. Aura gagah alias macho saat mengemudikannya memang langsung mencuat dalam sekejap.

Jeep-Wrangler-Hemi-b

Tapi terlepas dari itu semua, bagi kami HEMI 6.4L ini adalah mesin yang bisa Anda andalkan saat melepas kepenatan. Weekend atau di kondisi jalan sepi memang waktu paling tepat menikmatinya. Sebab konsumsi bahan bakar yang jauh dari kata irit (1:4) ini memang tak nyaman dalam kondisi hiruk pikuk perkotaan. Apalagi temperatur mesin akan meningkat pada kondisi stop and go.

Yes…HEMI in the front, so I ain’t worried bout’ that.