Akhir Juli lalu, PT Eurokars Artha Utama resmi memperkenalkan Porsche 718 Boxster di Indonesia. Di tanah air, varian terbaru Boxster dengan mesin tengah datar 4-silinder tersebut, dipasarkan Agen Pemegang Merek (APM) Porsche ke konsumen melalui diler utamanya, Porsche Centre Jakarta dan Porsche Centre Surabaya.

Tak berselang lama kemudian, Thegaspol.com mendapat ajakan dari Porche Centre Jakarta untuk melakukan Regional Media Drive yang dilangsungkan pada 20-22 Oktober 2016 di Singapura. Namun bukan 718 Boxster biasa yang kami uji, melainkan varian 718 Boxster S yang memiliki tenaga lebih buas hingga 350 dk dan torsi 420 Nm lewat ubahan yang dilakukan pabrikan Stuttgart, Jerman.

res-dsc_1112

Undangan eksklusif ini merupakan gelaran Porsche Asia Pasific Pte Ltd yang berkedudukan di Singapura melalui dilernya Porsche Centre Singapore. Kesempatan emas ini pun tak kami sia-siakan begitu saja, kami pun langsung mengamini untuk berangkat ke negeri dengan ikon Merlion Park tersebut.

Dengan mengambil rute mengunjungi tempat-tempat eksotik di negara dengan luas total mencapai 719 meter persegi, menurut perhitungan kami akan menempuh jarak berkisar 150 Km, mengelilingi Republik kepulauan ini. Eksplorasi rute ini kami lakukan untuk dapat mendapatkan impresi lebih mendetail dari berkendara roadster atap kanvas di kelas premium, dengan beragam kondisi jalan.

res-dsc_3852

Menariknya, ini adalah kali pertamanya varian Boxster bermesin tengah yang mengusung sumber tenaga 4-silinder piston datar. Atas alasan  untuk mengenang masa kejayaan era Porsche 718 Spyder RennSport Kurz (RSK) dengan mesin tengah empat silinder datar yang merajai, kompetisi balap medio 1957 – 1962, maka nomenklatur seri 9 dari Boxster dipensiunkan, berikut mesin enam silinder piston datar yang digunakan sejak pertama kemunculannya pada 1996 lalu.

Bagaimana sensasi mengendarai Boxster terbaru yang menawarkan mesin lebih kecil, namun memiliki tenaga yang lebih besar berkat embusan Variable Turbocharger Geometry? Akan kami simpulkan pada rubrik Drive, sekembalinya awak media kami ke tanah air.