Berdasarkan data lansiran the National Highway Traffic Safety Administration dari 2,2 juta angka kecelakaan di Negara Paman Sam, lebih dari 300.000 diantaranya melibatkan remaja. Dan dari angka tersebut, biasanya kecelakaan terjadi akibat masalah pada ban. Baik ban botak hingga ban kempis.

Menurut survey yang dilakukan di tujuh kota besar, sekitar 42 persen remaja berkendara dengan menggunakan mobil yang kembangan bannya tidak aman dan 40 persen lainnya berkendara diatas mobil yang tekanan bannya tidak tepat. Berangkat dari data tersebut, produsen ban Michelin sengaja menggandeng brand sepatu yang akrab dengan kaum muda, Vans, untuk berkampanye sebagai bagian dari program Beyond the Driving Test. Program ini telah dilaksanakan Michelin bersama FIA (Federation Internationale de l’Automobile) sejak 2014 silam.

“Di jalan, hanya sedikit anak muda yang peduli soal kembang ban atau tekanan angin. Namun sejatinya, mereka sangat paham soal ini. Tapi bukan pada ban, melainkan sepatu. Itu alasannya kenapa kami mengajak produsen sepatu paling populer dan ikonik seperti Vans untuk bekerjasama guna menyelamatkan anak muda,” jelas Presiden Michelin AS, Scott Clark.

Untuk mendapatkan sepatu Michelin x Vans Old Skool atau Michelin x Vans Sk8-Hi yang dilaburi motif catur biru putih dengan torehan wajah Bibendum ini, para peserta cukup memposting foto sedang melakukan pengecekan tekanan angin atau kembang ban di Instagram atau Twitter dengan tagar #streettreadcontest. Sementara untuk yang akun media sosialnya diprivate bisa langsung klik www.beyondthedrivingtest.com/streettreadcontest.

Berminat? Langsung ikutan! Soalnya sepatu kolaborasi Michelin x Vans Old Skool dan Michelin x Vans Sk8-Hi ini hanya diproduksi 100 pasang!