Kebersihan sepatu sering jadi “korban” aktivitas riding. Terlebih saat musim hujan seperti sekarang. Sayangnya, mencuci sepatu dengan sembarang pembersih, seperti detergen, serta cara yang asal-asalan bisa memengaruhi keawetannya. Untuk itu, rider bisa menggunakan produk pembersih sepatu organik yang dinilai lebih sesuai.

“Kenapa harus organik? Karena bahan-bahan (sepatu) seperti kulit sintetik bisa keras kalau kena detergen. Lalu retak hingga akhirnya rusak,” jelas Ridho Indra dari Kans Care Indonesia, produk buatan Rewash yang telah lima tahun menghadirkan produk-produk perawatan apparel organik dan ramah lingkungan.

Tips-Membersihkan-Sepatu

Bahan baku yang digunakan pada jajaran produk Kans Care Indonesia antara lain minyak bunga matahari, minyak kelapa, dan bees wax atau lilin olahan sarang lebah. Masing-masing dari bahan baku tersebut punya keunggulan.

Ridho mengatakan, sabun berbahan dasar bunga matahari punya tiga manfaat, yakni membersihkan, merawat, sekaligus melembutkan kulit sintetik seperti yang banyak ditemukan pada sneaker. Sementara, sabun dari minyak kelapa cocok untuk penerapan metode cuci kering pada sepatu suade. Dan produk Kans Care Indonesia berbahan dasar bees wax mampu membersihkan sepatu kulit yang riskan jika terkena sabun biasa.

Tips-Membersihkan-Sepatu

Ridho menegaskan, kalau langkah-langkah pencucian juga berpengaruh pada hasil. “Kebanyakan orang itu salah di metode. Bisa jadi sabunnya bagus tapi karena salah metode hasilnya jadi jelek,” imbuhnya. Guna mengatasi hal ini, konsumen bisa memerhatikan langkah-langkah singkat yang tertulis pada kemasan produk.

Dikatakan, Kans Care Indonesia juga menyiapkan kanal di situs berbagi video Youtube yang akan mengulas langkah-langkah tersebut. Sedangkan untuk keperluan promosi, mereka memanfaatkan Instagram dengan akun @KANSCARE.ID.

Selain menawarkan produk, di Jakarta mereka punya layanan perawatan sepatu kolektif minimal 10 pasang dengan tarif antara Rp 70 – 90 ribu per pasang.