Perjuangan Land Rover untuk menghentikan laju dari tiruan produknya tampaknya akan berakhir sia-sia. Pasalnya LandWind X7, yang dikenal sebagai kopian asal Cina dari Range Rover Evoque, sudah diproduksi masal dan siap dijual bulan depan.

Perselisihan ini dimulai sejak LandWind Motors memperlihatkan SUV barunya yang bertajuk X7 di Guanghou Motor Show tahun lalu. X7 menyita perhatian massa yang masif karena bentuknya sangat mirip dengan Evoque. Tidak heran bila Jaguar Land Rover naik pitam dan berencana untuk menggugat mereka.

Namun malang tidak dapat ditolak. Upaya JLR untuk mengajukan gugatan ditolak mentah-mentah oleh pemerintah China. Setidaknya, JLR menginginkan pemerintah untuk tidak memperbolehkan LandWind X7 dijual di Negri Tirai Bambu tersebut karena Evoque sudah dijual di sana. SUV made in China ini bakal tetap dijual per Agustus 2015.

“Kita tidak dapat melakukan apa-apa. Saya berharap kustomer China pada akhirnya akan melihat perbedaannya dan memilih produk asli, bukan tiruan,” ujar boss JLR Ralf Speth dikutip dari Autocar India.

Sejatinya, tidak sulit untuk membedakan penampilan kedua bila memperhatikan dengan cermat. Perbedaan tampak di detail seperti setir kemudi, ventilasi, AC dan kluster instrumen. Akan tetapi untuk mata orang awam, Land Rover Evoque berbandrol 62 ribu AS dan LandWind X7 yang dibandorl 22 ribu AS di China pasti akan terlihat sama. Ralf pun berharap bila para kustomer mampu menerapkan proses seleksi ketat dalam pribadi masing-masing dan mengakhiri metoda copy-paste yang kerap dilakukan oleh para pengusaha di China.

IMG: www.carscoops.com