BMW-Nissan-Silvia-2

Belakangan balap mobil yang menampilkan keindahan mengemudi di tikungan atau yang biasa kita kenal dengan ‘drifting’ mewabah ke seluruh penjuru dunia. Mulai dari anak muda hingga pembalap profesional sekalipun ingin mencoba olahraga yang terbilang ‘baru’ ini.

BMW-Nissan-Silvia-3

Berawal dari kisah seorang anak tukang tahu di Jepang yang bernama Takumi olahraga ini hadir dengan berbagai macam ‘kemasan’. Mulai dari balap jalanan hingga ke event resmi seperti Formula Drift, D1GP, dan event-event lokal lainnya. Olahraga yang cukup ekstrim ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, dari peningkatan performa hingga perbaikan kendaraan.

BMW-Nissan-Silvia-10

Olahraga drift ini sering memakan banyak ‘korban’ terutama pada bagian ekterior kendaraan, tak perduli seberapa baik skill maupun mobil anda kecelakaan terkadang tak dapat terhindarkan. Yuuya Yaneda seorang drifter asal negeri Sakura, sering mengalami kecelakaan saat berlatih dengan mobil kesayangannya Nissan S15 berkelir putih miliknya.

BMW-Nissan-Silvia-4

Nissan S15 merupakan salah satu mobil yang sering digunakan diajang balap drifting, tetapi ada perbedaan cukup mencolok dari mobil Nissan S15 miliknya. Mobil Nissan S15 miliknya memiliki tampang yang ‘lebih elegant’ dari Nissan S15 lainnya. Ini diakrenakan penggunaan tampang BMW seri 3 dengan kode E46.

BMW-Nissan-Silvia-15

Hal ini merupakan proyek dari bengkel modifikasi N-Style yang digawangi oleh Nagahama-san. Proyek pergantian ‘wajah’ ini tidaklah mudah, mencangkokkan bagian depan E46 menbutuhkan waktu berbulan-bulan. Bagian bemper, lampu dan grill kembar khas BMW adalah bagian yang tersulit untuk itu sang pemilik Yuuya-san dapat membanggakan menjadi Nissan Silvia S15 yang unik.

BMW-Nissan-Silvia-12

Sebagai mobil sport dua pintu keluaran Nissan tentunya S15 ini tak afdol apabila belum melakukan peningkatan performa. Penggantian turbo dan penambahan Intercooler berukuran besar serta penggantian camshaft dilakukan untuk mempertahankan sosok mobil sport khas Nissan yang bertenaga besar. Tak samai disitu sistem manajemen mesin pun menggunakan A’Pexi engine management yang akhirnya membuat mobil Jepang ‘tampang’ Eropa ini memiliki tenaga 400 dk. Untuk urusan kaki-kaki Yuuya-san mempercayakan velg ringan keluaran Volk Racing bertipe TE37SLs berukuran 18 inchi.