Di Indonesia, KIA Carnival sempat mengisi garasi perumahan- perumahan menengah keatas sebagai mobil andalan keluarga. Kenyamanan serta kelapangan kabinnya menjadi daya tarik tersendiri bagi yang meminangnya saat itu.

KIA Carnival kemudian berevolusi. Meski sempat menggunakan nama Sedona, namun keduanya merupakan kendaraan MPV dengan platform yang sama. Perbedaan nama hanyalah sebutan KIA untuk model MPV-nya di berbagai negara.

Baru-baru ini, KIA Motors Corporation telah mengisyaratkan desain minivan flagship generasi keempatmya yang bernama Carnival. Dirilis dalam spesifikasi Korea, Carnival generasi baru yang juga masih mengusung nama Sedona di negara lain masih akan tetap menarik untuk keluarga muda dengan kombinasi inovasi, fleksibilitas, dan gayanya.

Model baru ini dibuat atas warisan pendahulunya di segmen mid-sized MPV , mengikuti lebih dari dua juta penjualan Karnival di seluruh dunia sejak generasi pertama diluncurkan pada tahun 1998. Dengan kehadiran yang lebih kuat, lebih bergaya, detail baru yang futuristik, dan desain yang terinspirasi SUV, desainer KIA bahkan menjuluki model baru ‘Grand Utility Vehicle’.

Di bagian depan, wajah baru Carnival yang percaya diri memadukan lampu depan berteknologi tinggi dengan gril ikonik ‘tiger nose’ KIA. Desainer KIA menyebutnya ‘symphonic architecture’, dengan desain bagian depan yang menyatukan berbagai fitur teknis terperinci yang menciptakan harmoni dan energi yang baru.

Dari samping, garis tebal yang mencerminkan karakter kuat menjalar sepanjang mobil, menghubungkan lampu depan dan belakang, dengan desain ‘glasshouse’ yang ditandai dengan sirip krom baru yang membentang mengelilingi bagian belakang.

KIA Carnival yang baru akan dijual di Korea pada kuartal ketiga 2020, dengan penjualan global di beberapa Negara yang akan menyusul sesudahnya. KIA akan segera merilis gambar baru dan detail lebih lanjut tentang KIA Carnival generasi keempat.