Untuk tahun keempat berturut-turut, KIA diakui sebagai merek mobil non-premium yang paling jarang mendapatkan protes dari konsumennya. Hal dikukuhkan dalam Initial Quality Study 2018 (IQS) yang digelar oleh lembaga kepuasan konsumen J.D. Power di Amerika Serikat.

Dalam survey yang dilakukan oleh J.D Power, KIA unggul dengan 72 masalah dilaporkan per 100 kendaraan. Sementara merek lain, punya skor masalah pelaporan lebih banyak dengan skala yang sama.

KIA mempertahankan posisi kepemimpinannya dengan kinerja segmen terkemuka dari Sorento (SUV Menengah) dan Rio (Mobil Kecil), sementara Optima (Mobil Menengah), Sportage (SUV Kecil) dan Sedona (Minivan) ditempat kedua dan Forte (Compact Car) ditempat ketiga di segmen masing-masing.

“Peringkat nomor satu di antara semua merek pasar massal selama empat tahun berturut-turut tidak diragukan lagi karena kualitas kelas dunia dan kecanggihan yang ditanamkan di setiap mobil dan SUV yang dibangun Kia,” kata Michael Cole, chief operating officer & EVP, Kia Motors America.

“Dengan dua pemenang segmen dan empat model tambahan yang menempati posisi tiga teratas di segmennya masing-masing, bukti pengembangan Kia dan besar sekali fokus pada pengalaman kepemilikan,” tambah Cole.

Laporan tahunan menganalisis tanggapan dari 75.712 responden berkaitan dengan 240 model kendaraan di 26 segmen. Kendaraan dievaluasi pada pengalaman mengemudi, kinerja mesin dan transmisi dan berbagai masalah kualitas yang dilaporkan oleh pemilik kendaraan.

Berkantor pusat di Irvine, California, Kia Motors America terus melakukan survei berkualitas dan diakui sebagai salah satu dari 100 Merek Global Terbaik dan 50 Merek Global Green Terbaik oleh Interbrand.