Mobil hemat ramah lingkungan diramalkan akan mengisi lalu lintas perkotaan modern di masa depan. Termasuk KIA, pabrikan otomotif ini sudah mulai merancang sebuah produk berteknologi mutakhir sebagai langkah persiapannya menyambut masa depan.

Pada pameran Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas beberapa waktu lalu pabrikan mobil asal Korea Selatan ini membawa sebuah konsep SUV bertenaga listrik bernama KIA Niro EV. Nama KIA Niro sendiri sebetulnya bukanlah barang baru dari KIA. Namun, berbeda dari Niro rancangan sebelumnya, ini adalah sebuah Niro yang disulap menjadi bertenaga listrik.

Sebagai kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik, Niro EV telah dibuat lebih interaktif, khususnya untuk menyapa para pengguna jalan lainnya melalui sistem pencahayaannya. Ini mengingat rata-rata kendaraan bertenaga listrik tidak mengeluarkan suara.

Sebagai antisipasi lainnya, mobil tersebut memiliki sistem peringatan pendestrian aktif. Sistem itu meliputi teknologi pengenal dari kamera yang dilengkapi speaker untuk memperingatkan orang-orang yang tidak menyadari keberadaan Niro EV.

Sementara bagian dalamnya, Niro EV menganut desain minimalis dengan warna putih agar para penghuni kabin lebih merasa nyaman dan lega. Interiornya didesain futuristik sebagai tanda mobil masa depan.

Untuk penyokong tenaga, Niro EV menggunakan baterai lithium-polymer berkapasitas 64 kWh berkapasitas tinggi yang menggerakkan motor tunggal berdaya 150 kW. Dalam sebuah ujicoba yang dilakukan KIA, mobil ini mampu bergerak sekitar 383 km dalam sekali charge. Dan jika pemiliknya terburu-buru bisa charge selama 30 menit yang cukup untuk menjangkau jarak sejauh 185 km.

KIA sendiri menargetkan pada 2025 mendatang bakal punya lebih banyak kendaraan listrik yang diproduksi, baik full listrik, hybrid dan plug-in hybrid. Selain itu, KIA juga berencana untuk meluncurkan kendaraan berbahan bakar hidrogen/fuel cell electric vehicle (FCEV) pada 2020 mendatang.