Ajang Formula 1 sejauh ini telah melahap sebanyak 8 seri. Meski demikian, dominasi Mercedes sudah terlihat sejak awal balap dan sulit dikejar lawan – lawannya, termasuk Ferrari. Inkonsistensi mesin balap SF16-H dan tekanan dari competitor seperti Red Bull Racing, membuat Ferrari sulit untuk mencapai top performance.

Pada race di Grand Prix Eropa terakhir, Ferrari yang telah menemukan setingan terbaiknya, tetap harus rela dibelakang Mercedes. Kondisi ini langsung ditanggapi serius Kimi Raikkonen yang kala itu berhasil finish di urutan ke-4. “Kami telah mengalami sedikit peningkatan, namun untuk tetap bisa menantang mereka, kami harus lebih siap dalam setiap balapan dan kondisi yang akan dihadapi,” ucap pebalap 36 tahun asal Finlandia pada crash.net.

Meski agaknya berat, Raikkonen mengatakan, masih banyak yang dapat dilakukan Ferrari untuk dapat melewati dominasi tim Mercedes. Salah satunya dengan mempersiapkan kinerja SD16-H dan ban Pirelli yang kadang menjadi kendala.

Saat ini, tim Ferrari terpaut 81 poin di kelas konstruktor Formula 1 2016 dengan tim Mercedes. Pebalap Ferrari dengan poin tertinggi sejauh ini ialah Sebastian Vettel yang bercokol di peringkat ketiga dengan poin 96 poin. Sementara itu, Lewis Hamilton dari tim Mercedes sudah mengoleksi 117 poin, kemudian Nico Rosberg yang juga dari Mercedes mendominasi dengan 141 poin.