Koenigsegg menghentikan produksi Agera dengan merilis dua model spesial sebagai edisi penutup. Kedua model Final Edition tersebut mengusung nama karakter pahlawan karangan Marvel Comics, Thor dan tokoh fiksi Star Wars, Väder.

Kedua Agera Final Edition ini mengambil basis dari Agera RS namun memiliki detail yang berbeda. Seperti Agera Thor yang menggunakan two-tone clear carbon aksen berlian dengan sayap yang besar di buritan sebagai peranti wajib aerodinamika.

Sementara Agera Väder tampil dengan menggunakan karbon beraksen serpihan berlian dan highlight daun emas putih. Spoiler belakang aktif menjadi peranti pendukung aerodinamika yang dapat disesuaikan secara otomatis sesuai kecepatan mobil.

Kedua Agera Final Edition ini menggabungkan winglets depan yang dirancang khusus, spoiler depan dan belakang yang diperbesar dan upgrade mesin 1 MW. Koenigsegg mengandalkan sumber tenaga V8 twin-turbo 5,0 liter yang menghasilkan tenaga gerak maksimal sebesar 1.341 hp dan torsi 1.371 Nm.

Agera diproduksi selama delapan tahun (2010-2018), melahirkan banyak fitur berteknologi baru seperti sistem suspensi unik Triplex Koenigsegg, aerodinamis dan roda serat karbon berongga dari Aircore. Model RS, hypercar ini berhasil mencatat lima rekor kecepatan dunia.

Setelah ini Koenigsegg menginformasikan akan melahirkan sebuah mobil eksotik generasi terbarunya yang diharapkan dapat tampil di muka publik pada gelaran Geneva Motor Show tahun depan.