Tantangan penjualan mobil mewah menuntut brand yang bermain di kategori ini melakukan berbagai manuver pemasaran. McLaren Jakarta memilih untuk menawarkan skema pembiayaan kredit yang fleksibel.

Konsumen mobil McLaren yang membeli secara kredit lewat Tifa Finance tidak harus membayar cicilan setiap bulan.

“Dengan berpikir lebih kreatif bersama McLaren, kita sudah kembangkan cara yang membuat produk ini lebih menarik dan berbeda. Kita temukan satu skema dengan cicilan yang tidak harus dibayar perbulan,” jelas Eric Christopher, National Sales and Marketing Head, PT Tifa Finance Tbk pada acara temu media yang berlangsung di The Hook Restaurant And Bar, Jakarta, Kamis (23/2).

“Kuncinya adalah kita sesuaikan dengan kebutuhan, permintaan, atau kondisi keuangan calon konsumen,” sambung Eric. Misalnya, cicilan bisa dibayar per tiga bulan, empat bulan, atau enam bulan. Dengan tenor paling cepat satu tahun dan paling lama empat tahun.

Pada kesempatan yang sama CEO McLaren Jakarta Irmawan Poedjoadi menilai skema kredit mobil McLaren dari Tifa Finance ini sangat cocok bagi konsumennya. Yang tak jarang datang dari kalangan pebisnis.

“Kita sudah pernah bikin yang enam bulan. Jadi selama enam bulan itu konsumen bisa menginvestasikan dahulu uangnya,” terang Irmawan.

Skema pembayaran kredit mobil McLaren dari Tifa Finance ini bukan hanya berlaku untuk pembelian mobil baru, melainkan termasuk untuk program Supercar Trade In.

Kefleksibelan lainnya yang ditawarkan adalah pada uang muka. “Kita juga bisa DP (Down Payment) tidak baku. Mungkin DP-nya kita minimalisir, tapi kita sisakan nilai sisa di belakangnya,” sambung Eric.