Mengunjungi Yogyakarta tak cukup sekali. Keeksotisannya membuat siapa saja yang pernah menyinggahi Kota Gudeg tersebut selalu ingin kembali. Entah karena rindu akan wisata alamnya, budaya, kuliner, ataupun Malioboro.

Tapi bagi penggemar kustom, ajang Kustomfest adalah yang paling ditunggu. Sekali lagi, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah pagelaran kustom berskala international Kustomfest 2015 yang akan berlangsung pada awal Oktober 2015, Sabtu – Minggu (3-4/10) di Jogja Expo Centre (JEC).

Bicara pada media, Lulut Wahyudi, Direktur Kustomest mengatakan bahwa jumlah peserta akan lebih banyak dibanding penyelenggaran sebelumnya. Rumah modifikasi asal Jepang, Thailand, Malaysia, Australia, Jerman, Amerika Serikat, Brunai dapat dipastikan akan turut memeriahkan lantai pameran. Apalagi acara tersebut juga punya suguhan lengkap seputar dunia kustom.

Pada penyelenggaraan kali ini, Kustomfest mengusung tema “Showin’ Soul” yang dianggap mewakili gairah pegiat dunia kustom. Dimana para individu di dalamnya selalu mencurahkan segenap tenaga demi menghasilkan karya masterpiece. “Sepenuh jiwa dalam arti karya yang melalui proses yang jujur dan menjunjung tinggi nilai-nilai apresiasi dan nilai respect,” jelas Lulut, Jumat (25/9).

Ajang tahunan ini diharapkan bisa terus jadi wadah bertemunya pegiat dunia kustom Tanah Air. Sehingga muncul gebrakan berupa ide-ide baru guna makin mengibarkan bendera kustom kulture Indonesia pada skala global. Selebihnya, kepada media lokal Lulut ingin Kustomfest bisa jadi bagian upaya pemerintah DIY untuk mendongkrak sektor pariwisata.

“Kustomfest secara jumlah ini merupakan event besar dunia, menjadi agenda wajib para customerdari seluruh dunia. Saat ini peran pemerintah provinsi hanya sekedar memberi izin gangguan. Ke depannya kami ingin event ini menjadi milik pemerintah Yogyakarta dengan berbagai bentuk bantuan yang bisa mereka berikan,” kata Lulut, Selasa (29/9).