Kustomfest 2017 resmi ditutup pada Minggu (8/10) malam. Acara yang disebut-sebut sebagai Lebaran Kustom Indonesia ini berlangsung di Jogja Expo Center, Yogyakarta sejak Sabtu (7/10). Selama dua hari, pihak panitia penyelenggara mencatat Kustomfest 2017 didatangi lebih dari 25.000 pengunjung.

Ajang pamer kreasi para builder dalam menampilkan karya-karya terbaiknya dan beberapa industri pendukung di dunia custom, memadati seluruh area JEC. Beberapa konten acara dan juga booth yang ada di area indoor dan outdoor KUSTOMFEST 2017 mendapat antuasis penggemar kustom kulture dari dalam dan luar negeri.

Tahun ini, “No Boundaries” menjadi tema penyelenggaraan tahunan Indonesia Custom Culture Festival. Seolah berpedoman pada kata “tanpa batasan’ tersebut, pada Kustomfest 2017 hadir kreasi-kreasi baru yang jarang terpikirkan oleh modifikator lain dalam kustomisasi karyanya.

Muncul sebagai motor Best Kustom Bike Show adalah hasil karya dari Kromworks yang menghadirkan motor dengan basis Harley-Davidson Softail Evolution 1995 rancangan builder muda Andhika Pratama dari Ciputat Tangerang Selatan. Motor berbasis frame stainless steel tersebut berhasil memikat dewan juri dan pengunjung saat sesi presentasi di Minggu sore.

Motor yang tampil nyentrik ini juga berhasil mencuri perhatian dari beberapa tamu internasional yang hadir seperti Yaniv Evan, Christian Sosa dan juga Shige Suganuma pada saat sesi presentasi karya pada Minggu Sore. Andhika juga berhasil meraih tiket Indonesia Attack untuk mengikuti kompetisi yang diserahkan langsung oleh Shige Suganuma, Presiden Mooneyes yang juga merupakan penyelenggara acara Yokohama Hot Rod Custom Show.

Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi mengungkapkan kebanggaannya dalam gelaran Kustomfest 2017 ini. Menurutnya, tahun ini benar-benar istimewa di tahun keenam penyelenggaraan baik dari kualitas peserta kontes yang meningkat dari tahun ke tahun membuktikan bahwa Kustomfest menjadi ajang yang ditunggu-tunggu.

“Kemudian pemenang Lucky Draw Trike Kustom baru kita dapat setelah enam kali pengambilan tiket. Suatu kebetulan dan semoga ini menjadi suatu berkah dan pertanda baik bagi Kustomfest dan juga seluruh pengunjung yang sudah hadir menunggu hasil undian Lucky Draw tadi” tambahnya.

Tahun ini, pengunjung yang  beruntung untuk membawa pulang lucky draw sebuah “petuah” Eyang Semar “Ojo Dumeh” yang berwujud motor Trike Custom adalah Arga Widhialoka yang datang dari kota Pati, Jawa Tengah. Dalam pembuatannya, Trike Custom Chopper didukung oleh Suryanation Motorland dan mendapatkan sentuhan dari Hacka Pinstriping dan David seniman batu asal Mojokerto.