Pembalap legendaris, Niki Lauda menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-70 pada Selasa (21/5) lalu. Lauda meninggal setelah perjuangannya melawan penyakit ginjal yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir.

Pembalap kelahiran Wina, Austria, 22 Februari 1949 ini mengawali karirnya sebagai pembalap motor dan memulai debutnya sebgai pembalap Formula 2 pada tahun 1971 bersama March Engineering. Setelah itu Ia bergabung dengan Ferrari pada tahun 1974 dan berhasil memenangkan balapan pertamanya bersama tim asal Italia tersebut di GP Spanyol.

Karir gemilang di dunia balap ia dapatkan sejak perolehan juara dunia yang ia raih di 1975 dan 1977. Berikut beberapa fakta menarik soal Niki Lauda sepanjang karirnya di dunia balap serta bisnisnya.

  1. Lauda pernah mengalami kecelakaan yang hampir fatal di GP Jerman tahun 1976, di mana pada saat itu ia menderita luka bakar parah di wajah dan paru-paru saat besutannya terbakar. Tetapi pembalap legendaris Austria tersebut sukses melakukan comeback fantastis meskipun absen dalam dua balapan di tahun 1976. Kendati gagal meraih gelar di tahun 1976 karena kalah satu poin dari pembalap McLaren, James Hunt, namun tahun tersebut menjadi tahun kembalinya yang fantastis.
  2. Kembali dari Pensiun Lauda sempat memutuskan pensiun dari arena balapan Formula 1 usai mengalami dua musim gagal di tahun 1978 hingga 1979. Tetapi ia memutuskan kembali ke arena balapan Formula 1 pada tahun 1983 dan bergabung dengan McLaren. Kembalinya Lauda ke sirkuit balap pun berbuah manis. Bersama McLaren, Lauda meraih gelar juara ketiganya di Formula 1 , mengalahkan rekan setimnya, Alain Prost, dengan selisih 0,5 poin.
  3. Mendirikan maskapai penerbangan Autria Lauda Air pada tahun 1979 menjadi awal kiprahnya di dunia bisnis. Penerbangan ini merupakan penerbangan dengan biaya terendah di Austria pada tahun 2003, hingga akhirnya pada tahun 2016, ia mengambil alih maskapai carter Austria dan mengganti namanya menjadi Laudamotion.
  4. Lauda sempat diangkat sebagai kepala tim Jaguar antara tahun 2001 dan 2002, sebelum akhirnya ia diangkat sebagai ketua non-eksekutif Mercedes pada 2013 dan menjadi salah satu aktor yang sukses mendatangkan Lewis Hamilton ke tim Mercedes dan akhirnya memenangkan empat gelar juara dunia Formula 1.
  5. Anggota Dewan Direksi Mercedes AMG Powertrains dan penasihat khusus Direksi Daimler AG.

Tak banyak juga yang mengetahui bahwa di awal karirnya sebagai pembalap, Niki Lauda tidak mendapat restu dari keluarga dekatnya. Namun tekad bulat dan keseriusannya di ajang kompetisi balap open wheeler ini berhasil mengangkat namanya hingga ia menjadi seorang legenda balap F1 di dunia dengan total nilai warisan dari F1 mencapai Rp 1,4 triliun diluar bisnis aviasinya.