Kesuksesan yang berhasil diraih oleh Lotus Evora 400 dan Lotus Evora Sport 410 membuat para petinggi pabrikan bentukan Colin Chapman ini mengambil keputusan untuk menghadirkan mobil sport paling bertenaga yang pernah mereka produksi, Evora GT430.

“Mobil ini mencerminkan perhatian Lotus terhadap desain dan engineering. Bobotnya yang ringan dengan pengendalian tingkat dunia dipadankan dengan keahlian Lotus di sektor aerodinamika membuat Evora GT430 menjadi Lotus legendaris. Ini adalah mobil yang sangat mempesona,” ujar Jean-Marc Gales, CEO Lotus Group.

Walau mengadopsi mesin serupa dengan Evora 400 dan Evora Sport 410, namun tenaga yang dihasilkan mencapai 436 hp dengan semburan torsi sebesar 440 Nm pada 4.500 rpm. Bobot totalnya yang mencapai 1.255 kg juga lebih ringan 26 kg ketimbang Sport 410. Padanan paket performa tadi dengan gearbox enam percepatan membuat mobil yang hanya diproduksi sebanyak 60 unit ini mampu melaju dari 0 – 100 km/jam hanya dalam waktu 3,8 detik dengan kecepatan puncak 305 km/jam.

Dibekali dengan shock Ohlins TTX plus per Eibach, Evora GT430 memiliki fitter empty level driving mode (Drive, Sport, Race dan Off). Pada mode terakhir, pengemudi bisa mengatur intensitas kontrol traksi dalam empat level; 1%, 3%, 6%, 9%, 12% atau langsung menonaktifkan.