Lantunan I Will Remember dari TOTO sepulang dari pentas musik Java Jazz 2019 lalu, meninggalkan kesan yang mendalam di telinga. Sepanjang perjalanan menuju lapangan parkir, alunan vokal Steve Lukather penembang lagu bergenre rock ballads ini terus terngiang sehingga sulit menolak keinginan untuk menyanyi bergumam dalam hati.

Setiba di mobil, tak sabar rasanya untuk menghidupkan mesin dan jari segera menyasar ke layar sentuh Headunit. Koneksi Bluetooth langsung dihidupkan untuk terhubung ke ponsel yang sudah siap mengaktifkan aplikasi streaming musik digital berlangganan dan memainkan tembang-tembang dari TOTO.

Musik merupakan hiburan paling efisien didalam kabin. Apalagi kondisi jalanan di Jakarta yang kerap padat dan membuat penat, membuat pengemudi dan penumpang butuh sebuah hiburan untuk membunuh bosan kala berkendara.

Pada dasarnya setiap mobil (kecuali mobil komersil) sudah dilengkapi dengan fitur hiburan pemutar lagu atau radio sejak dahulu kala. Kini sesuai perkembangan zaman, fitur hiburan dalam kendaraan terus meningkat seiring bertambahnya kemampuan perangkat memutar hiburan dalam berbagai format.

Headunit Mitsubishi Xpander Ultimate dengan layar sentuh 6,2 inci

Beruntungnya, perangkat hiburan multi format yang canggih ini bukan hanya monopoli mobil mewah saja, fitur ini sudah terdapat didalam kabin jenis low MPV (Multi Purpose Vehicle) semacam Mitsubishi Xpander varian tertinggi.

Headunit layar sentuh dengan dimensi 6,2 inci sudah menjadi standar low MPV bikinan dalam negeri tersebut. Formasi Bluetooth,NFC, pemutar DVD, MP3, USB dan Aux-in terdapat pada Headunit ini.

Menariknya, kualitas pemutar hiburan dan tata suara di mobil zaman sekarang sudah menjadi perhatian pabrikan untuk memberikan kualitas yang sempurna bagi para konsumennya. Hasilnya banyak konsumen yang sudah puas dengan perangkat standar tanpa perlu menambah perangkat penguat suara.

Ditekankan oleh Boediarto, Head of Technical Service & CS Support Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), disebutkan bahwa model flagship Mitsubishi Xpander hadir untuk keluarga Indonesia dengan menawarkan berbagai fitur kenyamanan, termasuk fitur audio yang dapat menyempurnakan perjalanan.

“Khusus untuk varian Ultimate, selain Bluetooth, konsumen dapat dengan mudah melakukan koneksi ke smartphone melalui fitur NFC (Near Field Communication). Cukup dengan menempelkan ponsel pintar Anda yang memiliki fitur NFC ini ke layar Headunit, maka ponsel Anda sudah terhubung. Fungsinya sama seperti Bluetooth hanya caranya lebih ringkas,” jelasnya.

Pada varian tertinggi Ultimate, Mitsubishi Xpander punya dua tweeter di pilar A selain empat speaker pada setap doortrim

Bila fitur perangkat hiburan sudah terbilang lengkap, berarti Anda tinggal memaksimalkan penyetelan tata suara yang ada pada Headunit tersebut. Apalagi bila kendaraan Anda punya lebih dari empat pengeras suara dengan dua tweeter di pilar A, maka alunan nada rendah, vocal dan nada tinggi dapat diatur sedemikian rupa agar lunak diterima di telinga. Bahkan seakan-akan Anda dapat merasakan kehadiran suara penyanyi dari lagu tersebut ada di depan Anda.

Mengatur tata suara bisa dilakukan lewat fitur Equalizer pada pengaturan Headunit. Ada dua mode pengaturan yang dapat dilakukan. Pertama lewat mode preset yang artinya menu pilihan sudah tersedia disitu, seperti Jazz, Pop, RnB, HipHop, Rock, Electronic dan Dance.

Enam pengaturan frekuensi suara di Headunit untuk komposisi nada terbaik

Ada lagi penyetelan Equalizer manual atau sesuai personaliasi telinga Anda. Minimal biasanya setiap Headunit yang punya fitur pengaturan Equalizer manual ini punya lima frekuensi suara yang dapat diatur. Dua suara nada rendah atau bas yang memiliki angka desibel (db) rendah, suara menengah atau mid dengan desibel sedang dan dua nada tinggi untuk vokal dan perkusi dengan desibel tinggi hingga.

Bila komposisi frekuensi suara optimal sudah didapat, tentunya Anda wajib menjaga kekuatan dari pengeras suara lewat pengaturan volume pada Headunit. Jangan memutar lagu dengan volume terlalu kerar agar tidak mengganggu konsentrasi saat mengemudi dan Anda masih dapat mendengar suara dari lingkungan kendaraan Anda.