Bukanlah sesosok rider, namun Mario Basette ialah nama yang menempel pada iconic bike kedua Suryanation Motorland 2017. Kreasi motor custom yang mengedepankan transformasi mulus dari sebuah adalah Moto Guzzi V7 II.

Gelaran Suryanation Motorland Semarang, Sabtu (12/8) menjadi momen diperkenalkannya iconic bike kedua ajang ini. Lahir dari tangan dingin dua jawara daerah tahun lalu yaitu Onny Widyayana (Semarang) dan Hendra Ardiansyah (Makassar) atas supervisi salah seorang juri, Tommy Dwi Djatmiko (Mastomcustom).

Wujud iconic bike yang berasal dari Moto Guzzi V7 II itupun menyimpan daya tarik tertentu.

Menengok penampilan iconic bike kedua Suryanation Motorland 2017, wujud asli motor donor masih tegas terlihat. Tim builder mengaku memang sengaja mempertahankan sebagian besar organ asli motor demi mengejar ketahanannya karena diarahkan sebagai sebuah tunggangan petualang.

Meski begitu detail menjadi perhatian dalam upaya penyajiannya. Spatbor, engine guard, kenalpot menjadi beberapa bagian yang memperoleh sentuhan custom. Namun, yang lebih istimewa lagi adalah permainan warga yang tersuguh.

Warna merah dipilih karena sudah menjadi ciri khas ajang Suryanation Motorland sekaligus identitas pihak yang mendukung. Spesialnya, terdapat kemilau emas dari cat yang digunakan apabila tersiram terang cahaya. Terlebih apabila ditelisik dari dekat.

“Emas itu menggambarkan kesuksesan. Jadi artinya banyak kesuksesan di dalam warna merah (yang jadi ciri khas) Suryanation Motorland,” ujar Tommy atau yang akrab disapa Mastom.

“Ada kesulitan (dalam membangun motor ini) namun bisa kita atasi. Kalau yang saya rasa adalah proses kreasi dan kebiasaan kerja,” sambung Mastom.

Hanya saja semua itu bukan masalah bagi tiga kepala yang terlibat sehingga berhasil menuntaskan proses pembuatan dalam tempo empat puluh hari.