Setelah lebih dari 10 tahun, KIA tidak melansir Sedona di Indonesia, kini memanfaatkan momentum pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, PT KIA Mobil Indonesia (KMI) kembali luncurkan Grand Sedona. Big size MPV yang termasuk di kelas premium ini dibanderol mulai Rp 400 juta-an, untuk tipe terendah.

Ada tiga tipe yang akan dipasarkan di tanah air oleh KMI. Tipe Standard, Platinum dan Ultimate. Tipe terendah di banderol seharga Rp 426 juta, tipe menengah Platinum di hargai Rp 462 juta sementara tipe tertinggi dapat ditebus seharga Rp 482 juta. Seluruhnya adalah harga on the raad (OTR) Jakarta.

Berbeda dengan KIA Grand Sedona yang dipasarkan di mancanegara, khusus pasar tanah air MPV gambot tersebut hanya memiliki satu pilihan varian mesin bensin, berkonfigurasi V6 dengan kapasitas 3.000 cc. Komposisi sumber tenaga penggerak yang dipadu dengan transmisi otomatik 6-percepatan, mampu menghasilkan tenaga sebesar 266 dk pada 6.000 rpm dan torsi 342 N pada 5.200 rpm.

Dibanding dengan generasi pendahulunya, Sedona generasi ketiga ini tampil lebih eksklusif dan agresif. Gaya desain global KIA oleh Peter Schreyer yang disebut Tiger Nose, ikut melekat pada KIA Grand Sedona seperti produk KIA lainnya.

Lawindri Liu, Public Relation Manager PT KIA Mobil Indonesia menyebutkan kehadiran Grand Sedona di GIIAS 2016 mendapat antusias pengunjung yang sangat baik. Konsumen kini dapat pilihan untuk mobil dengan kapasitas enam hingga tujuh penumpang, sesuai kebutuhan.

Hingga di hari kedelapan pameran GIIAS 2016, KIA Grand Sedona telah berkontribusi sebanyak 22 unit terhadap seluruh penjualan produk KIA yang ditawarkan. Meski bukan tulang punggung penjualan KIA secara nasional, namun KMI optimis Grand Sedona dapat menambah angka pendapatan KIA di tanah air.