Dikemas dalam format multi-purpose vehicle (MPV) 7 penumpang, Renault Lodgy punya bekal untuk bertarung dengan produk MPV lainnya yang sudah ada di Indonesia.

Namun, tampaknya kehadiran Renault Lodgy di Indonesia masih membutuhkan waktu lagi. Lantaran Agen Pemegang Merek (APM) berencana menjualnya dalam jumlah masif.

Dengan begitu, kelahiran Renault Lodgy dinilai idealnya menggunakan skema Completely Knock Down (CKD). Hal tersebut diutarakan Ario Soerjo, Sales and Marketing Division Head PT Auto Euro Indonesia, APM Renault di Indonesia.

“Itu karena kita mau mengejar volume besar. Mau langsung dari awal CKD, tapi tentunya itu butuh studi panjang,” jelas Ario di Jakarta, Senin (20/2) lalu. Ario tidak menyebutkan jangka waktu pastinya yang dibutuhkan untuk melakukan studi tersebut.

Melakukan CKD produk baru sudah barang tentu merupakan sebuah keputusan besar yang diambil APM. Maka tak aneh kalau PT Auto Euro Indonesia pun sangat berhati-hati dalam memutuskannya.

“Kalau coba-coba, nanti malah susah. Mending kita pastikan dulu maunya seperti apa,” sambung  Ario.

Apabila hendak mengintip spesifikasi Renault Lodgy, bisa dilihat produk yang beredar di India. Di sana Renault Lodgy menggunakan lumbung pacu diesel dCi.

Opsi mesinnya tersedia dalam dua tipe. Pertama, mesin 1.500 cc dCi dengan transmisi 6 kecepatan yang punya tenaga 110 dk dan torsi 245 Nm. Kedua, mesin 1.500 cc dCi dengan transmisi 5 kecepatan bertenaga 85 daya kuda dan torsi 200 Nm.