Melintasi 44 negara, lebih dari 550 kota sejauh 61.705,2 km selama 324 hari menjadi sebuah misi bagi Mercedes-Benz Club Banten (MBC Banten) yang sedang menjalani turing bertajuk “Mengembara Lintas Benua” mulai 20 Mei 2018. Turing lintas benua ini merupakan salah satu program kerja komunitas Mercedes-Benz Club Banten di 2018 ini.

Kegiatan berkendara ini diikuti oleh delapan peserta. Tiga diantaranya merupakan satu keluarga (ayah, ibu dan anak). Menariknya, perjalanan sejauh puluhan ribu kilometer ini menggunakan dua mobil Mewrcedes-Benz yang terbilang lawas. Diantaranya adalah W123 280E tahun 1983 dan W463 G 300 tahun 1995.

Kedua mobil tersebut telah menjalani proses persiapan yang panjang sejak setahun lalu. Dari mulai mesin, komponen transmisi dan penggerak hingga komponen kelistrikan yang disiapkan untuk menembus berbagai iklim di masing-masing negara. Meski sudah berusia lebih dari 20 tahun, kedua Mercedes-Benz tersebut telah disiapkan untuk menembus segala rintangan yang menghadapi.

Perjalanan Mengembara Lintas Benua ini menempuh rute sepanjang Asia, mengitari Eropa dan sedikit Afrika. Mulai dari Indonesia, peserta menuju benua Eropa melintasi Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, China dan masuk ke Rusia.

Dalam catatan MBC Banten, perjalanan berangkat Mengembara Lintas Benua akan menempuh jarak sejauh 46.190,2 km. Sementara kembali ke tanah air, perjalanan akan menempuh jarak sejauh sekitar 15.515 km.

“Sebagai club otomotif, tentu pengalaman berkendara melintasi kota di berbagai negara dan benua merupakan pengalaman yang tidak sederhana. Dalam konteks ini, kami memutuskan untuk membuat catatan perjalanan dalam bentuk artikel, foto dan video yang menjadi media bagi kami untuk berbagi cerita dan pengalaman di website khusus kami di www.mengembaralintasbenua.id,” seperti tertulis dalam situs dan siaran persnya saat keberangkatan 20 Mei 2018 di Mesjid Agung Serang, Banten.

Perjalanan ini bertujuan untuk “memotret” secara langsung pengaruh Indonesia di berbagai kota dan negara di tiga benua, dari peradaban yang sudah terkoneksi sejak berabad-abad sebelumnya hingga saat ini. Baik dari sisi sosial, budaya, ekonomi dan sisi lainnya.

Sebagai bangsa yang besar dengan kekayaan sumber daya alam terbesar kedua di dunia, MBC Banten merasa perlu untuk mengkonfirmasi sekaligus mengidentifikasi “peran” Indonesia dalam kelangsungan perjalanan perdaban dunia untuk sampai pada kesimpulan sederhana bahwa kita “BANGGA MENJADI ORANG INDONESIA”