Kepergian sang pria Perancis untuk selamanya sudah meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak. Jules Bianchi sudah tutup usia di Perancis setelah bergelut dengan cidera otak selama sembilan bulan. Dia resmi dinyatakan meninggal dunia di usia yang ke-25 pada hari Jumat sore (17/7).

Dalam sebuah pemakaman yang digelar di Nice, Perancis Selasa lalu, segenap unsur F1 turut mengantar kepergiannya. Mulai dari para pebalap, baik yang aktif maupun yang sudah pensiun, sampai kepada para pegawai tingkat tinggi.

Usai kepergian Bianchi, FIA selaku penyelenggara memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada Bianchi. Tepat pada 13.45 hari Minggu, 15 menit sebelum dimulainya balapan Hungaria, akan ada saat hening sebagai peringatan.

Selain itu FIA juga telah mengkonfirmasi atas pengkeramatan nomer 17. Nomer tersebut akan pensiun dan tidak akan bisa digunakan oleh pebalap hidup yang lain. Nomer 17 dianggap sudah pergi sama seperti Bianchi yang telah meninggalkan kenangan untuk semua orang.