Banyak hal menarik yang didapat dari kunjungan ke Honda Fastival 2018 kemarin, Minggu (13/5) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Di area display komunitas pada ajang kumpul pengguna mobil Honda terbesar di tanah air ini, kami melihat beberapa varian Honda yang tergolong antik yang tidak dapat Anda nikmati sehari-hari dijalanan.

Beberapa diantaranya memang dijual secara resmi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) dahulu kala. Sebagian lagi adalah varian built up yang masuk ke Indonesia melalui importir untuk dijual ke konsumen. Bahkan ada varian setir kiri yang bukan untuk pasar domestik Indonesia.

New Old Stock

Ini adalah satu-satunya mobil display yang membuat kami terkagum. Bagaimana tidak, Honda Accord Maestro lansiran 1991 ini masih berpenampilan segar seperti baru dikirim dari showroom.

Jok dan sunshade yang masih terbungkus plastik dari baru, ruang mesin yang masih tidak ada noda kotoran sama sekali menegaskan jumlah jarak tempuh yang baru hanya 14 km di panel odometer. Ini benar-benar barang yang disimpan oleh pemiliknya dari baru oleh Aul Asgar asal Bandung, Jawa Barat.

Rare Item

Salah satu yang cukup membuat kami berbahagia mengunjungi Honda Fastival 2018 adalah sebuah Honda CR-X facelift. Mungkin tak banyak yang mengetahui tentang salah satu generasi civic sport yang satu ini. Nama CR-X berasal dari Civic Renaissance X.

Di zamannya, sport coupe ini menjadi salah satu most wanted car yang diburu oleh para Honda enthusiast. Bahkan hingga kini.

Di Indonesia sendiri, Honda CR-X tak pernah dijual resmi oleh Honda kepada konsumen. Seluruhnya yang kini berada di Indonesia masuk lewat jalan importir umum. Termasuk sebuah CR-X hitam two tone satu ini yang notabene adalah milik seorang pembalap turing kelas JSTC di ISSOM 2018.

Model Antik

Beberapa varian dari mobil Honda yang dipajang di area display Honda Fastival 2018 memang mayoritas beredar di tanah air. Tapi tunggu dulu, lihat baik-baik, beberapa diantaranya adalah model yang tak dipasarkan disini. Bahkan beberapa ada yang setir kiri.

Sebut saja Civic SB1 lansiran 1979 milik Anthon Novianto yang juga terkenal sebagai kolektor mobil reli di Jakarta. Ia memajang Civic “koper” dua pintu-nya yang punya sistem kemudi di sebelah kiri.

Selain itu ada Civic yang kondang dengan sebutan “Excelent” di tanah air, namun ini adalah model station wagon-nya alias Long Wheel Base (LWB). Lagi-lagi, Civic station wagon ini juga punya kemudi di sisi sebelah kiri.

Bergeser sedikit, ada sepasang Honda Accord berkelir krem dan biru yang punya model spesial dan tidak dipasarkan di tanah air. Tonggak sejarah lahirnya Honda Accord ini punya model coupe dua pintu atau hatchback yang merupakan model yang dirilis Honda untuk pasar Amerika Utara dan Eropa dengan sisi kemudi sebelah kanan.

VTEC Kickin Yoo

Sebutan VTEC Kickin Yoo ini lahir dari teknologi multi katup Honda yang berhasil mengekstrak tenaga secara instan dari tekanan oli atau pengaturan kontrol unit. Bagi Honda enthusiast penggemar kecepatan, saat pedal gas ditekan penuh dan katup terbuka secara maksimal pertanda sistem VTEC bekerja, memberikan sensasi tersendiri karena raungan suara mesin yang terus “berteriak” hingga rpm maksimal.

Para pemburu kecepatan ini pun turut hadir meramaikan Honda Fastival 2018 dengan menghadirkan mobil-mobil Honda yang telah mengalami swap engine dengan mesin yang bertenaga dua hingga tiga kali lipat dari mesin bawaannya. Misalnya penggunaan mesin B Series, H Series hingga K Series.

Termasuk menambahkan peranti penyuplai udara tambahan seperti Turbocharger yang tidak diharamkan di Honda “Rules”.

Anyway, bagi kami ini adalah festival Honda terbaik yang pernah ada di Indonesia. Pengunjung maupun peserta yang hadir bisa melihat ribuan varian mobil Honda dari tahun ke tahun serta beberapa model yang langka. Selain melihat-lihat, pengguna mobil Honda yang hadir juga dapat menguji keterampilannya mengemudi dalam kompetisi slalom dan drag race di area luar.

Simak foto selengkapnya…