Sirkuit Losail Qatar siap menjadi saksi balapan perdana MotoGP 2015 yang akan berlangsung, Minggu (29/3/2015). Semua mata masih tertuju pada pembalap paling mendominasi selama sesi latihan kemarin, Marc Marquez. Pertanyaannya, bukan siapa yang yang bisa mengalahkan Marquez? Tapi, siapa yang mampu tampil konsisten?

Pertanyaan tersebut akan terus terlontar selama beberapa dekade kedepan mengingat umur pembalap kabangsaan Spanyol ini yang baru berusia 22 tahun. Berhasil juara pada dua musim debutnya, mematahkan banyak rekor, sampai mempopulerkan gaya balap baru. Memastikan namanya sebagai salah satu pembalap terbaik MotoGP di usianya yang masih belia.

Tahun lalu Rossi tampil gemilang dan memberikan perlawanan sengit bagi Marquez. Musim itu merupakan salah satu penampilan terbaik Rossi yang mengakhiri musim dengan hanya terpaut 67 poin dari Marquez. Sedangkan Lorenzo hanya berhasil memetik dua kemenangan. Sementara Pedrosa satu kali juara. Semua nama tersebut pasti telah melakukan persiapan menghadapi musim ini. Tinggal siapa yang paling konsisten.

Satu hal yang harus diatasi para pembalap saat memasuki musim ini. Mereka harus bisa meyakinkan diri bahwa mereka mampu mengalahkan Marquez. Karena tak bisa dimungkiri, dominasi Marquez selama sesi latihan, termasuk rekor tercepat dunia yang ditorehkannya pasti telah memberikan terapi tersendiri bagi mental pembalap lain.

Sama halnya dengan Marquez. Titel yang disandangnya bukanlah hal mudah untuk dipertahankan. Tapi, mengutip BBC Sport kemarin, keteguhan serta percaya dirinya di pinggir maupun di dalam lintasan sangat berpengaruh pada konsistensi penampilan sepanjang karirnya selama ini.