Jazirah Arab dikenal dengan hamparan gurun pasir seluas 2.330.000 kilometer persegi yang berbatasan langsung dengan Laut Merah, Teluk Aqabah, Oman dan Persia. Disinilah hamparan padang pasir terluas di dunia berada.

Para Crazy Rich Arab sering menjadikan padang pasir sejauh mata memandang ini sebagai tempat berekreasi. Cukup unik, rekreasi yang mereka lakukan adalah berkendara bebas dengan SUV mewah miliknya sekedar untuk bersenang-senang.

Terkadang ajang ini dimanfaatkan sebagai adu kemewahan dan kemampuan besutan para Sultan. Deretan SUV mewah seakan adalah pemandangan biasa disana saat musim panas.

Seorang konsumen Rolls-Royce, Omar Al Futtaim, konglomerat asal Uni Emirat Arab membawa Cullinan melibas gurun Arab. SUV super mewah berkelir Saphire Black Cullinan ini melakukan ekspedisi kecil-kecilan di gurun pasir paling megah di dunia.

Saat musim panas, suhu udaranya bisa mencapai 50 derajat celcius. Lingkungan ekstrem dan tidak ramah ini dimanfaatkan oleh Rolls-Royce Cullinan sebagai panggung yang sempurna untuk menyiksanya.

Mengingat Cullinan adalah SUV perdana dari Rolls-Royce, maka ia harus tampil mengesankan saat melahap habis medan berat gurun Arab. Karena Rolls-Royce memproyeksikan SUV buatannya bukanlah kendaraan mewah yang terbatas pada lingkungan perkotaan.

Klien Rolls-Royce di seluruh dunia berusaha untuk menaklukkan medan yang paling menantang dan menikmati pengalaman hidup yang paling memperkaya. Keinginan mereka adalah mengejar akses tak terbatas ini dalam kemewahan tertinggi.

Tanpa susah payah, di mana saja, Cullinan membawa dunia dengan tenang dan membawa para visioner dan penjelajah dalam petualangan epik yang berani mereka lakukan. Itulah yang diharapkan oleh Rolls-Royce.