Cuaca panas terik menyinari aspal Sentul menyambut kedatangan kami di area sirkuit yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat tersebut, Rabu (20/3). Ada sebuah tantangan yang mesti dijalani, yaitu membuktikkan kelincahan Honda Brio terbaru dalam sebuah mini slalom.

Hal ini memang menjadi bagian dari rasa penasaran kami terhadap Honda Brio. Pasalnya, untuk sebuah city car, kemampuan pengendalian yang dinamis cukup berguna untuk pengendaraan di jalan perkotaan yang sempit dan ramai.
Sensasi “menari” di atas aspal diawali saat kami masuk ke kabinnya. Sejujurnya, ada rasa ragu apakah mobil ini mumpuni untuk diajak slalom? Apa iya mesinnya bisa kasih respons sigap pada momen-momen seperti keluar tikungan?

Wajar saja, karena mesin 1.200 cc i-VTEC 4-silinder yang dipakainya sangat senyap dari dalam kabin. Entah karena peredaman kabin Brio semakin baik atau memang mesin bertanaga 90 PS tersebut “diam-diam menghanyutkan.”Jawabannya muncul ketika pedal gas diinjak habis untuk memulai start. Berbekal transmisi CVT 5 kecepatan, Honda Brio tak kekurangan tenaga untuk melaju. Tarikannya memang belum bisa dikatakan menjambak, tapi tergolong enteng seandainya dipakai di jalan raya umum. Untuk melibas tantangan slalom ini kami mengandalkan mode transmisi “S” guna mendapatkan putaran mesin lebih tinggi.Arena slalom diisi soal-soal seperti membuat angka delapan hingga putaran penuh yang diakhiri parkir berputar 180 derajat. Kami sangat menikmati pengalaman meliuk-liukkan Honda Brio pada kesempatan kali ini. Kendalinya enteng sehingga mobil mudah diarahkan. Pengalaman ini setidaknya memberi gambaran bagi kami akan karakter pengendaliannya yang ternyata lincah.
Punya usut, faktor fun to drive memang menjadi pertimbangan penting Honda dalam mengembangkan Brio. Menariknya hal ini dibarengi dengan penambahan jarak sumbu roda hingga 60 mm di Honda Brio generasi terbaru. Hasilnya adalah ruang duduk di jok belakang lebih luas.
Honda Brio sendiri menjadi produk andalan HPM untuk mengisi kategori city car yang dipasarkan dengan tipe meliputi Honda Brio RS CVT (Rp191 juta) dan Honda Brio RS M/T (Rp176 juta.

Sedangkan, untuk versi LCGC-nya, ada Honda Brio Satya C CVT (163,5 juta), Honda Brio Satya E M/T (Rp148,4 juta), dan Honda Brio Satya S M/T (Rp140 juta).