C-Class merupakan model Mercedes-Benz paling laris di dunia, termasuk Indonesia. Oleh karenannya Mercedes-Benz terus mengembangkan model dan varian terbaru dari sedan empat pintu tersebut.

Sama seperti di belahan dunia manapun, Indonesia juga turut kebagian model pertama dari C Class pada tipe W202 pada 1994 lalu. Saat itu, dua varian C180 dan C200 menjadi pilihan pembuka linimasa C Class di tanah air. Hingga akhirnya tipe W202 ini kondang dengan sebutan Cibo karena berasal dari C180.

Kini di 2020, C180 kembali hadir di tipe W205 yang menjadi model terbaru C Class. C180 terbaru merupakan rakitan dalam negeri hasil fasilitas produksi Mercedes-Benz di Wanaherang, Jawa Barat. Di Indonesia, C180 yang hanya tersedia opsi Avantgarde Line ini dibanderol seharga Rp 759 juta (off the road).

C180 mengusung sumbr pacu baru empat silinder 1.5 liter turbocharger dengan tenaga 156 dk dan torsi 250 Nm. Sementara transfer tenaga ke roda belakang menggunakan transmisi otomatik 9G-Tronic 8-percepatan.

Meski hadir sebagai model sedan empat pintu paling murah, C180 tak dibiarkan polos tanpa adanya fitur-fitur teknologi dari Mercedes-Benz. Seperti tampilan layar instrument full digital 12,3 inci, control suhu Thermatic, sistem pemantau tekanan ban, suspensi dengan Agility Control, Driving Mode empat opsi serta fitur keamanan Active Brake Assist dan Airbag with Kneebag.

Dalam sebuah kesempatan, Choi Duk Jun, President Director, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia menyebutkan, kami terus menawarkan produk yang luas dan lengkap dengan teknologi inovatif serta desain emosional, yang berarti kami memiliki kendaraan yang tepat untuk setiap pelanggan. Tahun ini, kami ingin memperbarui portofolio kami dengan lebih dari sepuluh model baru atau pembaruan model termasuk kendaraan yang dirakit secara lokal.