Diawaki pereli asal Qatar, Nasser Al-Attiyah, MINI berhasil menjuarai Dakar Rally 2015 dalam sebuah MINI Countryman yang dimodifikasi berat. Podium di tahun ini menandai empat kalinya MINI secara berturut-turut menjuarai Dakar dan kemenangan kedua Al-Attiyah dalam karirnya.

Bertarung di bawah naungan Qatar Rally Team, Al-Attiyah menyelesaikan balapan yang ganas ini dalam 40 jam, 32 menit dan 25 detik. Tepat di belakang adalah Giniel De Villiers yang finis 35 menit setelahnya. Sementara sepasang MINI meduduki peringkat ketiga dan keempat. Sementara itu juara dunia Dakar 11 kali, Stephane Peterhansel menempati peringkat ke 11 di balik Peugeot 2008 DKR.

Dakar Rally tahun ini digelar di Amerika Selatan untuk kali ke tujuhnya. Treknya sendiri mengajak peserta berpetualang sejauh 5,500 mil melalui Argentina, Chili dan Bolivia. Baik mobil, truk maupun motor bertempur melitasi medan berat seperti pegunungan Andes dan padang pasir Acatama, yang termasuk salah satu kawasan terganas di planet bumi.

MINI pemenang Dakar tahun ini dirancang supaya tetap berbentuk Coutryman, namun tidak untuk bahannya. Dibentuk dengan bodi Kevlar, mobil rally ini ditenagai oleh mesin turbodiesel 3.0-;liter dengan turbocharger ganda yang sanggup memproduksi 310 tenagakuda dan torsi 516 lb-ft ke empat roda via sequential gearbox enam-percepatan.