2019 bukanlah tahun yang begitu menggembirakan bagi pemain di segmen mobil niaga. Sepanjang tahun kemarin, total pemasaran kendaraan niaga di Indonesia hanya mencapai 94.223 unit, atau turun 19% dibanding 2018 lalu yakni sebanyak 116.421 unit.

Ekonomi yang lesu akibat tahun politik, menjadi penyebab merosotnya penjualan mobil niaga pada tahun kemarin. Meski demikian, Mitsubishi Fuso masih menjadi merek yang paling unggul di segmen mobil niaga dengan penguasaan pasar sebesar 44,2% atau sebanyak 41.736 unit.

Dari keseluruhan pendapatan yang diperoleh oleh Mitsubishi Fuso, 36.575 unit diantaranya adalah model Colt Diesel, sementara 5.1616 unit sisanya merupakan model Fuso dan Fighter yang merupakan model terkini dari Mitsubishi Fuso yang diluncurkan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) setahun lalu.

Berkaca dari apa yang terjadi pada 2019 lalu, PT KTB sebagai distributor resmi Mitsubishi Fuso di tanah air mematok target penjualan 2020 yang tidak terlalu jauh  dari apa yang mereka dapatkan di tahun kemarin.

Duljatmono, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT KTB menyebutkan, pihaknya telah memprediksikan pasar kendaraan niaga di 2020 akan tumbuh sekitar 7%. Oleh karenanya, berkaca pada hal tersebut Mitsubishi Fuso menargetkan penjualan di tahun ini sebesar 46.900 unit. Dengan rincian perkiraan, 40.400 unit Colt Diesel dan 6.500 unit Fuso dan Fighter.

Dalam upayanya mencapai target, Mitsubishi Fuso telah menyiapkan beberapa hal penting seperti menyiapkan line up terbaru untuk armada logistik on road, penyesuaian spesifikasi sesuai regulasi serta memperkuat layanan purna jual sebagai kemudahan bagi para konsumennya.