Bencana banjir Jakarta yang hadir membuka 2020 membawa duka mendalam serta kerugian materil bagi masyarakat yang terdampak. Ribuan kendaraan rusak seketika akibat terendam banjir, sebagian lagi akibat terseret arus air yang besar di beberapa wilayah.

Sebagai respon atas bencana tersebut, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyediakan layanan 24 Hours Emergency Services (HES) Mitsubishi Motors bagi konsumen yang kendaraannya terdampak banjir.

Aditya Wardani, Head of PR & CSR PT MMKSI mengatakan, konsumen Mitsubishi dapat memanfaatkan layanan emergency secara gratis saat banjir seperti towing gratis ke dealer Mitsubishi terdekat dengan maksimal jarak 50 km dari tempat tinggal untuk kendaraan 2017 ke atas serta pertolongan pertama berupa jumper aki atau penggantian aki sementara. Konsumen hanya perlu menghubungi call center kami 0804-1-300-300 (Bebas Pulsa) 24 jam.”

Selain itu, 24 HES Mitsubishi Motors juga dapat dimanfaatkan oleh konsumen saat ban pecah, kunci tertinggal di dalam mobil, dan bantuan BBM 5 liter saat mobil mogok. Layanan ini bisa dimaksimalkan secara gratis oleh konsumen Mitsubishi dengan syarat usia kendaraan belum mencapai 3 tahun (dari tanggal penyerahan kendaraan).

Terendamnya mobil karena banjir dapat mengakibatkan kerusakan pada beberapa komponen terutama yang berkaitan dengan elektrifikasi. Sebagai langkah awal dalam kondisi mobil terendam banjir, sebaiknya konsumen tidak langsung menyalakan mesin, melainkan langsung memutuskan kelistrikan mobil dengan cara melepas accu, kemudian memeriksa kondisi oli mesin dan segera memindahkan mobil dengan cara didorong. Sementara untuk menangani merusakan pada kendaraan, konsumen bisa mendapatkan layanan 24 HES sebagai pertolongan pertama dan untuk mengevakuasi kendaraan ke bengkel resmi Mitsubishi Motors.

Lewat layanan 24 HES Mitsubishi Motors menjawab kebutuhan konsumennya terutama pada saat kondisi darurat seperti yang terjadi saat ini. Konsumen dapat memanfaatkan seluruh jaringan dealer dan bengkel resmi Mitsubishi Motors di Jabodetabek untuk memperbaiki kendaraan pasca banjir.