Selain penyematan komponen Exhaust Gas Recirculation atau EGR untuk menekan laju emisi gas buang, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga melakukan penataan kontrol unit terbaru untuk mesin 4A91 MIVEC 1.5 liter yang digunakan oleh New Xpander dan New Xpander Cross. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi masalah idling atau putaran mesin Xpander terdahulu yang kerap berubah-ubah.

Seperti yang pernah kami dengar dari beberapa konsumen Xpander terdahulu, bahwa putaran mesin Xpander saat langsam terkadang suka berubah-ubah menjadi tinggi atau bahkan drop tidak seperti seharusnya di 800 -1.000 rpm. Gejala ini timbul saat mesin mendapatkan beban lebih, misal saat perangkat AC (Air Conditioner) hidup, gigi transmisi masuk D atau R, hingga saat berada di lampu merah.

Tentunya mengurangi kenyamanan konsumen karena saat rpm drop, vibrasi mobil menjadi berlebih seperti mesin mau mati. Sementara saat rpm menjadi tinggi, ketika ingin memindahkan tuas transmisi menuju D atau R terjadi sentakan yang cukup mengganggu.

Menanggulangi hal ini kembali terjadi, Mitsubishi Motors memasukan program baru pada kontrol atau ECU New Xpander dan New Xpander Cross. Guntur Harling, General Manager of Product Strategy Division PT MMKSI menyebutkan, pada kasus Xpander sebelumnya kami sudah lakukan penanganan dengan reprogramming ECU. Di model baru ini kami gunakan ECU program terbaru jadi masalah itu sudah teratasi.

Sementara Boediarto, General Manager of After Sales Division PT MMKSI menambahkan, sama seperti pak Guntur bilang, di kontrol unit terbaru ini sudah dituning ulang dan sudah menghasilkan perbedaan yang banyak sekali. Naik turun rpm ini memang dibutuhkan supaya mesin tidak mati karena ada beban yang mendadak baik dari transmisi dan elektrik. Namun saat ini rentangnya sudah terkoreksi sempurna sehingga keluhan terlalu drop atau terlalu tinggi sudah tidak terjadi.