Dengan diberlakukannya Tatanan Hidup Normal Baru (New Normal) di Indonesia sebagai bentuk adaptasi di tengah situasi pandemi COVID-19, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) mengadaptasi protokol Kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah, untuk kegiatan operasional seluruh dealer resmi kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia, serta kegiatan penjualan dan purna jual yang dilakukan di luar area dealer yang dimulai pada 1 Juli 2020.

“Penerapan protokol kesehatan ini merupakan upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 pada periode ‘Normal Baru’, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen Mitsubishi saat melakukan aktivitas serta mengakses fasilitas dan layanan terkait keseluruhan proses kepemilikan kendaraan, juga untuk memberikan acuan dan panduan protokol kesehatan dalam kegiatan operasional dealer dan interaksi dengan konsumen. Kesehatan dan kenyamanan konsumen kami dalam bertransaksi merupakan hal yang menjadi fokus dan prioritas kami saat ini,” ungkap Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Secara umum situasi penerapan protokol Kesehatan dengan konsumen diterapkan pada dua situasi, yakni:

  1. Walk in Customer

Terkait kegiatan konsumen di area dealer untuk kegiatan penjualan dan bengkel untuk layanan pemeliharaan kendaraan.

  • Melakukan persiapan kebersihan dan kondisi steril di area dealer dan bengkel dengan cairan pembersih/ disinfektan sebelum dealer buka dan tutup setiap harinya. Perhatian lebih terhadap objek yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja resepsionis, meja dan kursi negosiasi dan ruang tunggu, digital tools, unit pamer – test drive – yang diserahkan pada konsumen, kids-zone, toilet dan sebagainya
  • Memastikan sabun cuci tangan dan hand sanitizer selalu tersedia
  • Seluruh personil yang bertugas di dealer (mulai dari petugas kebersihan, frontliner, tenaga penjual hingga teknisi) mengenakan atribut perlindungan diri dari COVID-19 seperti masker, sarung tangan dan face shield
  • Melaksanakan protokol Kesehatan new normal pada seluruh interaksi petugas dealer dan konsumen seperti: memeriksa suhu tubuh menggunakan thermometer gun, kewajiban menggunakan masker, menjaga jarak (minimal 1 meter), menghindari kerumunan dan kontak fisik, menghindari batuk dan bersin di dekat orang lain serta menyarankan pembayaran dengan metode

Gambaran lebih detail terkait penerapan protokol Kesehatan dan pencegahan COVID-19 pada aktivitas walk in customer dapat dilihat pada tautan video berikut https://www.youtube.com/watch?v=Db3uU26i94I&feature=youtu.be

  1. Kegiatan di luar Outlet

Terkait kegiatan yang dilakukan di luar area dealer untuk kegiatan penjualan dan

layanan pemeliharaan kendaraan

  • Konsumen mencari informasi melalui media umum dan melakukan kontak melalui saluran resmi Mitsubishi Motors Indonesia (media sosial, website, aplikasi My Mitsubishi Motors ID, layanan Mitsubishi Motors Customer Care, dsb)
  • Petugas dealer melakukan follow-up
  • Melaksanakan persiapan kebersihan dan kondisi steril unit dan peralatan yang digunakan
  • Seluruh personil yang bertugas keluar menemui konsumen mengenakan atribut perlindungan diri dari COVID-19 seperti masker, sarung tangan dan face shield
  • Melaksanakan protokol Kesehatan new normal pada seluruh interaksi petugas dealer dan konsumen seperti: kewajiban menggunakan masker, menjaga jarak (minimal 1 meter), menghindari kerumunan dan kontak fisik, menghindari batuk dan bersin di dekat orang lain serta menyarankan pembayaran dengan metode

Gambaran lebih detail terkait penerapan protokol Kesehatan dan pencegahan COVID-19 pada aktivitas walk in customer dapat dilihat pada tautan video berikut https://www.youtube.com/watch?v=41jUPBmOy6k&feature=youtu.be

MMKSI sangat peduli dengan pencegahan penyebaran COVID-19 dan mendukung kebijakan dan protokol yang telah ditetapkan Pemerintah sebagai usaha untuk mempercepat penyelesaian pandemi ini. MMKSI berharap seluruh masyarakat Indonesia dan konsumen setia Mitsubishi selalu dalam keadaan sehat dan aman, serta dapat mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia.