Ada yang unik pada Mitsubishi New Mirage yang baru saja diluncurkan tengah 2016 ini. Tak seperti mobil lainnya, city car lansiran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) ini hanya dilengkapi sebuah kaca rias (vanity mirror) pada bagian penghalau sinar matahari, alias sun visor di sisi pengemudi sebelah kanan.

Umumnya pada setiap mobil dilengkapi dengan dua kaca rias di masing-masing sisi penghalau matahari, baik bagian kiri dan kanan. Kalaupun hanya ada satu seperti di beberapa mobil, biasanya hanya terdapat di sisi penumpang atau sebelah kiri.

Bukan hanya itu, biasanya setiap mobil yang dilengkapi dengan saku di belakang jok depan terdapat di tiap-tiap sisi kiri dan kanan. Namun di New Mirage hanya terdapat satu saku penyimpanan barang di belakang jok sisi penumpang saja, atau sebelah kiri.

Apakah artinya Mitsubishi merancang New Mirage sebagai sebuah mobil kompak untuk kaum hawa saja? Mengingat peruntukan kaca tersebut memang ditujukan untuk para wanita yang berdandan di mobil, sebelum menjalankan aktivitasnya.

Teguh Hendratno, Head of MMC Service Engineering & Testing Section PT KTB menyebutkan secara logika, asumsi tersebut benar adanya. Mulai kaca rias yang ada di sisi pengemudi sebelah kanan serta saku jok yang hanya terdapat di sebelah kiri, notabene memang memberikan keleluasaan akses bagi yang menggunakannya, dalam hal ini wanita.

Namun nyatanya tidak serta merta membuat Mitsubishi Mirage yang didatangkan bulat dari Thailand ini hanya untuk wanita saja. Meski kehadiran dua fitur tersebut di Mirage, dirasa ‘cukup spesial’ untuk seorang pengemudi wanita.

“Secara global, Mitsubishi Mirage memang memliki target pasar wanita dengan tingkat usia muda. Namun tidak begitu dengan di Indonesia. Konsentrasi kami (KTB) memasarkan Mirage untuk semua generasi muda atau berjiwa muda dari segala gender, baik lelaki dan perempuan,” tambah Jerry Amran, Head of MMC Public Relations Section PT KTB.

Dengan sedikit ubahan pada bagian depan dan belakang, serta sedikit sentuhan di interior, membuat New Mirage hadir dengan tampang yang lebih sporty. Usaha mengubah tampilan yang dilakukan KTB ini tak lebih sebagai penyegaran terhadap city car yang pertama dilansir 2012 silam ini semakin diminati oleh konsumen tiga berlian yang berjiwa muda dari segala gender.