Lahir sebagai subkultur yang berjiwa modern, Mods pun membawa ciri khasnya sendiri. Bagi mereka, fashion merupakan elemen terpenting. Diikuti musik yang jadi pengiring mereka berdansa. Dan skuter sebagai andalannya menjelajahi kehidupan malam kota. Berikut adalah tiga hal dasar yang kerap diusung oleh penggiat subkultur ini.

Indonesia-Mods-May-Day-2015-d

Fashion

Subkultur mod sering dianggap berisi pemuda-pemuda dengan elemen konsumerisme yang tinggi. Padahal nyatanya, mereka bukan hanya sekedar konsumen pasif melainkan juga aktif.

Mod memodifikasi berbagai gaya fashion dan mengadopsi simbol serta artefak. Semisal, pengaplikasian simbol Royal Air Force yang sering ditempel pada jaket. Simbol tersebut dikemas dalam balutan gaya pop-art. Tentunya, dengan tambahan sentuhan personal.

Mods banyak menggunakan suit tailor-made gaya Italia dengan kerah yang sempit, button-down, dasi tipis, jumper, dan pointed-toe shoe berbahan kulit. Untuk melindungi setelannya tersebut saat bekendara, Mod menggunakan fishtail parka yang awalnya merupakan salah satu perlengkapan tentara sekutu.

Indonesia-Mods-May-Day-2015-a

Scooter

Selain karena harganya yang terjangkau, Mods memilih skuter karena kendaraan ini punya panel-panel bodi yang menutupi komponen bergerak. Mereka percaya, dengan begitu akan melindungi pakaian mereka dari kotoran, seperti debu dan oli.

Skuter Italia seperti Vespa dan Lambretta juga dianggap sebagai pelengkap gaya busana mereka yang memang terinspirasi dari Milan dan Paris. Modifikasi yang paling umum, yaitu memasang banyak spion untuk memudahkan mereka berkaca.

Dengan memiliki skuter, Mods juga tak perlu bingung masalah transportasi saat ingin berdansa di klub hingga tengah malam. Karena, pada era tersebut transportasi publik tidak beroperasi hingga larut.

Chris Walter

Musik

Musik punya peran krusial dalam perkembangan subkultur Mods. Umumnya, Mods menggemari ritme 1960an seperti blues, soul, ska yang dimainkan oleh musisi Jamaika dan Amerika Serikat.

Sementara itu, beberapa ikon musik dari Inggris sendiri diantaranya The Who, The Small Faces, dan The Yardbirds.