Laga penutup MotoGP 2015 yang digelar di Valencia, Spanyol pada Minggu (8/11) telah menjadi panggung bagi Jorge Lorenzo untuk meraih titel juara MotoGP dengan sebuah kemenangan mutlak. Saingan terberatnya yang merupakan rekan setimnya di Yamaha, Valentino Rossi, tidak bisa berbuat banyak dengan finis di urutan ke-4.

Sejatinya, Rossi sudah melakukan hal terbaik karena dia memulai dari grid terakhir yang notabene sangat tidak menguntungkan. Hal tersebut terpaksa dilakoninya sebagai buntut perkara dengan pebalap Honda Marc Marquez pasca insiden di Sepang, Malaysia.
Kala itu Rossi dituduh telah membuat pria Spanyol itu terjatuh dengan mendorongnya keluar dari lintasan.
Berkat kemenangan ini, Lorenzo pun mengantongi 330 poin saat menutup musim. Lebih banyak 5 poin dari pencapaian The Doctor yang juga memiliki kans untuk meraih juara di musim ini setelah puasa gelar sejak 2009. Kemenangan ini pun menambahkan gelar juara Lorenzo menjadi tiga dari 2010 dan 2012.
Parade Spanyol
Balapan dibuka dengan Lorenzo yang diunggulkan sebagai juara meski poinnya secara total masih berada di bawah Rossi. Rossi sendiri diprediksi memiliki sangat sedikit kans untuk menang karena start gridnya yang sangat tidak menguntungkan.
Lorenzo memulai dengan start yang bersih dan Rossi yang beringas dalam dua lap pertama. Dari posisi paling buncit, pria Italia tersebut merengsek maju ke depan dan mencapai posisi 10. Perlahan tapi pasti, Rossi sukses mencapai posisi ke 5 dalam 10 lap. Sayangnya dia tidak dapat berbuat banyak setelah mencapai posisi ke 4. Di depannya ada iring-iringan Pedrosa, Marquez dan Lorenzo.
Ketatnya urutan tersebut yang tidak berubah sejak awal pertandingan membuat Rossi kehilangan akal. Apalagi mengingat Marquez yang tidak pernah membuat usaha yang berarti untuk mendahului Lorenzo. Hingga akhir pertandingan, semua kejadian buruk yang diharapkan terjadi kepada tiga penghuni podium pun tidak pernah terjadi.
The Doctor pun hanya bisa melihat Lorenzo yang bahagia dengan parade Spanyol-nya melakukan victory lap di sirkuit Ricardo Tormo Valencia, menutup drama MotoGP di musim 2015.