Adira Finance melalui marketing Motor Bekas (Mobkas) sukses mematahkan anggapan bila tahun 2014 adalah tahun ekonomi yang kurang menguntungkan. Dengan performa yang konsisten, mereka sanggup memberikan kontribusi sebesar 30% dari total pendapatan Adira Finance secara keseluruhan.

Kontribusi tersebut dinilai sudah cukup besar di tengah kondisi riil ekonomi makro yang memprihatinkan di 2014. Hal tersebut dijadikan pegangan untuk menapaki kondisi baru di 2015. Mobkas dinilai masih menjadi primadona untuk transportasi Indonesia.

“Motor bekas dibeli masyarakat bukan untuk gengsi, tetapi karena memang dibutuhkan sebagai sarana transportasi yang ekonomis, aman dan cepat,” papar Sugianto selaku Head of National Used Motorcycle Adira Finance.

Selanjutnya Sugianto percaya bila diiringi dengan jaminan mutu yang baik, pelayanan cepat dan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, industri motor bekas masih akan terus berkembang di Indonesia. “Setidaknya sampai 8 – 10 tahun lagi,” tutupnya.