Kompetisi balap Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) 2018 seri kedua makin seru, muka-muka baru mengisi podium seremoni penyerahan piala di Sirkuit International Sentul dalam rangkaian ISSOM (Indonesia Sentul Series of Motorsport), Minggu (29/4).

Pada seri kali ini, salah satu pembalap yang baru pertama kali memasuki kelas Master, yakni Andika Rama Maulana dari tim Honda Bandung Center berhasil meraih podium di posisi ketiga dengan total skor 27 poin. Di kelas yang sama, Fitra Eri yang juga berasal dari tim Honda Bandung Center masih mempertahankan posisi pertama di podium dengan total skor 50 poin, diikuti Zharfan Rahmadi dari tim CEP Minsel di posisi kedua dengan total skor 33 poin.

Sementara itu, di kelas Rising Star, posisi pertama juga masih dipegang oleh Avan Abdullah dari tim Bank BJB Delta Garage dengan total skor 50 poin, sedangkan Avila Bahar dari tim Honda Pekanbaru mengekor di posisi kedua dengan total 33 poin dan Hafiz Muhammad Boutros Hadi (Privateer) di posisi ketiga dengan total skor 15 poin.

Di kelas Promotion, Annis Badrouf (Privateer) berhasil meraih posisi pertama dengan total skor 29 poin, berbeda tipis dengan M. Andri Abirezky (Privateer) di posisi kedua dengan total 26 poin. Sedangkan Arief Budiman dari tim Yansspeed Motorsport berada di posisi ketiga dengan total skor 33 poin.

Andika Rama Maulana, pembalap baru di kategori Master memaparkan persiapan yang dilakukannya dalam menghadapi ajang Honda Jazz Speed Challenge 2018, “Berbeda dengan kelas Rising Star, di kelas Master saya belajar lebih peka terhadap mobil yang dikendarai. Saya harus mengetahui bagian apa saja yang harus di-improve dan memaparkannya secara detail kepada tim agar mobil saya memiliki performa yang maksimal. Selain itu, saya juga harus menyiapkan mental karena persaingan di kelas Master sangat ketat, sedikit saja lengah maka dapat tertinggal jauh,” ujarnya.