Layanan purnajual menjadi andalan Agen Pemegang Merek (APM) untuk memberikan loyalitas pada konsumennya. Sebelumnya, PT Nissan Motor Indonesia hanya memberikan layanan sepanjang 50.000 Km/4 tahun ini hanya bersifat warranty atau berupa jaminan produk saja. Saat pengguna Nissan dan Datsun melakukan perawatan berkala semasa masa garansi 50.000 atau/4 tahun, konsumen akan dibebankan biaya jasa perawatan atau perbaikan secara berkala.

Kini, layanan purnajual tersebut digratiskan oleh NMI dari biaya apapun sampai dengan 50.000 km/4 tahun (mana yang tercapai lebih dahulu) untuk konsumen Nissan dan Datsun. Program ini bertujuan memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan terbaik kepada konsumen Nissan dan Datsun, sekaligus mempertegas komitmen NMI dalam meningkatkan kepuasan pelanggan di Indonesia.

Dalam program ini, konsumen Nissan dan Datsun tidak dikenakan biaya jasa untuk perawatan berkala sesuai dengan item Periodical Maintenance Service (PMS) sampai dengan 50.000 Km atau 4 tahun (mana yang tercapai terlebih dahulu). Layanan ini hanya mencakup biaya jasa perawatan berkala dan tidak termasuk suku cadang. Program berlaku dari tanggal 1 Januari 2017 untuk pembelian seluruh model kendaraan Nissan dan Datsun mulai Vehicle Identification Number (VIN) 2017.

Antonio Zara, President Director NMI, mengatakan, layanan purnajual yang prima merupakan salah satu alasan konsumen dalam menentukan dan memutuskan pembelian sebuah kendaraan. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan dan memberikan pengalaman baru bagi konsumen dalam memiliki kendaraan Nissan dan Datsun salah satunya di awal tahun ini, kami memberikan manfaat tambahan kepada konsumen melalui biaya perawatan yang lebih kompetitif.

Dengan adanya Gratis Biaya Jasa ini, kini NMI mengklaim konsumen Nissan dan Datsun dapat menikmati biaya PMS sampai 100.000 Km yang lebih hemat hingga 20% dibandingkan sebelumnya.