Perusahaan taksi Blue Bird Group baru saja meluncurkan armada terbarunya yang menggunakan mobil listrik, Senin (22/4). Saat ini setidaknya ada 29 armada taksi bertenaga listrik diantaranya 4 unit Tesla X 75D untuk layanan Silver Bird dan 25 unit BYD E6 sebagai taksi regular yang siap beroperasi mulai bulan depan.

Investasi puluhan miliar dikucurkan perusahaan berlambang burung biru tersebut untuk memulai tahapan baru, bisnis transportasi modern yang ramah lingkungan. Kendati demikian, Blue Bird Group tidak lantas mengubah tarif perjalanannya meski menggunakan armada baru yang futuristik.

Direktur Blue Bird, Adrianto Djokosoetono menyebutkan, soal tarif untuk Tesla X 75D yang digunakan layanan premium Silver Bird tarifnya sama dengan Alphard, tidak ada tariff khusus yang membedakan. Biaya buka pintu dikenakan Rp 17 ribu, sedangkan per kilometer biayanya Rp 9 ribu.

“Sementara yang BYD E6 untuk taksi regular, tarifnya juga sama dengan unit kami yang lainnya baik sedan maupun MPV,” ujar Adrianto dalam peluncurannya.

Meski demikian, Blue Bird adalah pionir dalam penggunkan kendaraan listrik sebagai armada angkutan massalnya di Indonesia. Walaupun tarif duduk didalam Tesla maupun Alphard sama saja, sensasi yang diberikan jelas berbeda.

Kendaraan listrik yang notabene tanpa kebisingan dan tanpa getaran dipercaya mampu menambah kenyamanan konsumen selama perjalanan. Apalagi Tesla X 75D terlahir sebagai sebuah mobil premium yang mengusung body SUV (Sport Utility Vehicle), jelas kemewahan dan kenyamanan jadi urusan nomor satu dengan tetap menjaga kapabilitasnya sebagai mobil multi guna di berbagi permukaan jalan.