Rio Haryanto tampaknya sedang berlomba melawan waktu agar dirinya bisa tampil di F1 2016 sebagai bagian dari tim Manor. Pekan ini, pria kelahiran Solo 23 tahun silam masih mengharapkan dukungan penuh dari sponsor dan Indonesia agar namanya layak mengisi satu dari dua kursi terakhir yang kosong di arena jet balap darat.

The backmarker, telah menatap 2016 di bawah manajemen dan mesin baru yang kini disokong oleh Mercedes yang telah resmi menggantikan mesin Ferrari pada musim sebelumnya. Namun, yang kurang adalah Manor masih belum mengonfirmasikan line up pebalap mereka dipenguhujung masa tenggang sebelum dimulainya Australian Grand Prix, Maret mendatang.

Sejauh ini, pencapaian yang berhasil ditorehkan Rio adalah menempati posisi keempat dalam daftar klasemen GP2 Series tahun lalu. Prestasinya mencuat kala berhasil tampil di podium teratas sebanyak tiga kali. Namun, Manor masih belum memutuskan dua pebalap utama mereka yang akan menggeber mesin Mercedes di musim 2016 – 2017. Crashnet melansir, Rio masuk sebagai salah satu kandidat diantara Alexander Rossi, Will Stevens, Roberto Merhi serta juara DTM Pascal Wehrlein.

Semuanya masih masuk tahap pertimbangan. Para pebalap yang dipilih harus kompeten dan dapat membawa sponsor untuk tim yang berbasis di Banbury, Inggris. Inilah yang membuat Rio ketar ketir, pasalnya meskipun mendapat dukungan dari Kemenpora, Rio membutuhkan  dana sekitar 15 juta euro untuk memastikan dirinya masuk kedalam grid. Selain Kemenpora, Pertamina juga telah memastikan dukungannya agar Rio tampil di F1, namun kabarnya dana yang dihimpun baru mencapai 4 juta euro.

“Minggu ini adalah waktu terpenting nasib Rio di F1,” kata juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto. Beliau juga menegaskan pada konferensi pers pekan ini, uang muka untuk Manor sudah dekat, Rio bisa menyelesaikan anggaran ini dengan cara diangsur sepanjang tahun 2016. “Kami telah melakukan yang terbaik, dan kita semua akan melihat bagaimana akhirnya,” tutupnya.

Rio sendiri telah melakukan kontak dengan Manor sejak hari terakhir tergabung dengan tim Virgin Racing. Ia juga pernah diundang dalam sebuah acara yang dihimpun oleh Marussia pada tahun 2012 lalu.