Juara Dunia Formula 1 2016, Nico Rosberg, menjadi salah satu pemegang saham pada ajang Formula E Championship’s Gen2 car, Berlin E-Prix, 19 Mei mendatang. Rosberg mengaku tertarik dengan ajang Formula E setelah memutuskan pensiun sebagai pembalap Formula 1 atau beberapa hari setelah memastikan diri sebagai juara dunia ajang tersebut pada 2016.

“Saya menjadi sangat tertarik dengan pergerakan e-mobility dan potensinya untuk memberikan dampak positif bagi kami, masyarakat, dan planet ini (bumi),” kata Rosberg. “Saya sudah lama percaya pada potensi Formula E dan bergabung sebagai investor beberapa waktu lalu,” ucap pembalap kelahiran Jerman ini.

Di Berlin, Rosberg tak hanya bertindak sebagai investor namun dipastikan ia akan berada di belakang kemudi mobil Formula E model baru yang memiliki kapasitas penyimpanan energi hampir dua kali lipat dari model mobil Formula E yang sudah ada sebelumnya.

Teknologi mobil Formula E terus berkembang hingga kini. Bahkan, dalam balapan yang hanya berlangsung selama 50 menit, para pembalap harus menukar mobil di tengah balapan karena kapasitas baterai tidak kuat untuk jarak jauh.

“Ini adalah momen yang sangat istimewa untuk melihat mobil baru berjalan untuk pertama kalinya di depan umum dan momen itu membutuhkan nama istimewa untuk mendapatkan kehormatan itu,” kata pendiri dan CEO Formula E Alejandro Agag. “Melihat nama seperti Rosberg mengemudikan mobil Gen2 di depan para penggemar di Berlin adalah momen yang hebat untuk seri ini,” ujar Agag.

Agag menggambarkan Rosberg sebagai duta istimewa untuk dunia motorsport.

Memasuki musim keempat, Formula E diikuti 10 tim dan 20 pembalap yang berlaga dalam 10 balapan di kota-kota besar di seluruh dunia. Balapan terdekat atau putaran ketujuh Formula E akan digelar di Roma, Italia pada 14 April mendatang.