Nissan Juke generasi terbaru kedapatan sedang melakukan pengetesan jalan raya di Amerika Serikat meski dalam keadaan terbungkus stiker kamuflase. Disebutkan oleh Carscoops, Nissan Juke dikabarkan akan masuk ke pasar global pada 2020 mendatang.

Kendati mengusung platform baru, namun terlihat jelas bentuk terdahulu secara garis besar masih dipertahankan. Namun, pada generasi keduanya, Nissan Juke telah dibekali wajah yang lebih modern, lengkap dengan grille V-motion khas Nissan, headlight membulat, dan LED DRL tipis, tepat di bawah kap.

Selain itu, garis-garis pada bodi Nissan Juke generasi kedua ini tampak lebih tegas dan tajam dibanding model pertamanya, terlebih di bagian samping serta atapnya. Desain pelek juga mengalami perubahan dan tampak lebih gagah.

All new Nissan Juke dibangun menggunakan platform baru aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, layaknya Renault Clio dan Renault Captur terbaru. Berkat hal tersebut, kabin mobil ini diklaim lebih nyaman.

Berbagi dapur pacu dengan Renault, kemungkinan Nissan Juke generasi kedua ini akan mengusung mesin bensin 1.000 cc turbocharger dan 1.300 cc NA. Bisa juga hadir varian 1.500 cc NA untuk beberapa negara, salah satunya Indonesia.

Di pasar global dengan regulasi emisi yang ketat, all new Nissan Juke kabarnya juga akan memiliki versi elektrik sepenuhnya dan model pug in hybrid. Untuk varian hybrid, akan memadukan mesin 1.600 cc dengan motor listrik dan mampu menempuh jarak sekitar 30 km hanya ditenagai baterai 9,8 kWh.