Nissan dikabarkan ‘menyuntik mati’ atau menghentikan produksi Nissan X-Trail di Thailand. Kabar yang mengejutkan ini datang medio Agustus 2020 lalu. Hal ini tentu mengejutkan konsumen di tanah air mengingat pasokan Nissan X-Trail ke Indonesia yang selama ini datang dari Negeri Gajah Putih.

Nyatanya berbeda dengan di negara asalnya, Jepang. Secara hampir bersamaan, tersiar kabar bahwa Nissan sedang menyiapkan SUV X-Trail jenis terbaru. Kini mobil yang juga memiliki nama Nissan Rogue tersebut sudah resmi diperkenalkan pada public, termasuk di Amerika Serikat.

Nissan X-Trail terbaru membawa banyak perubahan yang diklaim bisa menarik konsumen. Salah satu perubahan tersebut terdapat pada desain Nissan X-Trail terbaru yang menjadi lebih radikal dibanding sebelumnya.

Mobil berjenis SUV ini dibangun menggunakan platform baru dan tersedia dalam tiga varian. Varian tersebut ialah S, SV, SL dan juga ada varian mewah Premium SV dan juga Premium SL.

Nissan memberikan tampilan yang benar-benar baru dari salah satu SUV terlaris milik mereka ini. Lampu utama dari Nissan X-Trail menjadi lebih sipit dibandingkan pendahulunya. Lampu utama dari Nissan X-Trail menjadi lebih sipit dibandingkan pendahulunya. Ubahan eksterior sudah mantap, Nissan juga melengkapi mobil ini dengan dapur pacu yang mumpuni.

Nissan X-Trail terbaru ini menggunakan mesin DOHC empat silinder berkapasitas 2.500 CC. Output dari mesin ini bisa mencapai 181 hp dengan torsi maksimum sebesar 245 Nm. Tenaga dari mesin ini kemudian disalurkan dengan transmisi CVT menuju roda depan.

Fitur-fitur yang ada di mobil ini pun terbilang cukup keren. Terdapat sebuah kamera 360 yang bisa memperluas visual pengemudi saat parkir. Ada juga fitur Pro-Pilot yang sudah terintegrasi dengan sistem navigasi baru.

Lalu untuk hiburannya, tersedia Head Unit Display (HUD) dengan pilihan layar sentuh 9 dan 10,8 inci. HUD canggih ini sudah bisa terkoneksi dengan smartphone melalui fitur Apple Car Play.

Di Amerika Serikat, Nissan X-Trail atau Rogue dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Disana mobil ini dijual seharga US$ 25.560 dollar, lebih mahal US$ 160 dollar dari pada model sebelumnya