Menciptakan memang lebih sulit ketimbang mempertahankan. Seperti halnya membangun sebuah komunitas, menjadi hal yang tak mudah untuk mempertahankannya. Kalimat ini digunakan sebagai acuan APM Volkswagen Indonesia untuk terus berupaya membina komunitas yang namanya diambil dari dua buah kata, “New” dan “Volkswagen” yang kemudian digabung menjadi NuVolks.

Komunitas yang berdiri pada 3 Oktober 2007  ini awalnya hanya beranggotakan 10 unit Golf GTi. Mulanya memang hanya diisi oleh penggila ngebut, namun kini semua model ikut bergabung dalam komunitas ini hingga kini menjelma menjadi sebuah komunitas yang cukup disegani oleh komunitas mobil lainnya, dimana telah terdaftar sekitar 450-an anggota.

NUVOLKS

Sebagai sebuah komunitas VW yang resmi diakui dibawah APM Volkswagen Indonesia, Nuvolks yang berpusat di Jakarta terus tumbuh mengembangkan chapter wilayah sebagai sayapnya seperti Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Surabaya dan Medan.

Tak hanya sekadar kongkow dan chit chat sana sini, NuVolks juga memiliki kegiatan rutin bulanan. Yes,  “Morning Run” adalah agenda andalan mereka yang paling ditunggu-tunggu. Karena disaat inilah ajang silaturahmi terjalin selain juga digunakan sebagai ajang untuk “memanasi” mobil keluar dari garasi.  Namun di luar itu, ada pula keguatan ruitn tahunan seperti bakti social, touring jarak jauh hingga buka puasa di bulan Ramadhan.

NUVOLKS-3

Secara tingkat usia, NuVolks memang cukup bervariasi, rentang 30, 40 tahunan memang paling banyak. Namun ada pula golongan mahasiswa hingga pengusaha paruh baya yang masih aktif mengikuti seluruh kegiatan yang digelar.

Tak seperti awal berdirinya yang hanya terdiri dari beberapa unit VW Golf GTi, kini anggota NuVolks juga dipadati oleh beragam varian produk asal Wolfsburg, Jerman ini. Mulai dari Polo yang termurah, Golf, Tiguan, Touran, Scirocco, Touareg hingga microbus Caravelle.

NUVOLKS-2

Well, bagi kami NuVolks memang terbukti awet dan tetap solid. Tak seperti beberapa komunitas yang hanya hot di awal, hingga dipertengahan jalan banyak konflik anggota dan pengurus yang menyebabkan perpecahan yang akhirnya bubar. So, disini teori Otto Bauer tentang bangsa atau komunitas memang teruji.  “Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter yang tumbuh karena adanya kesamaan nasib”